Ngaku Karyawan Waskita, Duda Asal Sidoarjo Tipu Puluhan Janda

Tersangka saat diamankan di Polsek Tandes. SP/Jemmy

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mengaku sebagai karyawan Waskita Karya, Bambang Tri Wahono berhasil menipu puluhan janda. Namun, Pria 47 tahun warga Monginsidi No. 51 Rt 10 Rw 04 Kel. Sidoklumpuk, Sidoarjo ini baru dilaporkan dua janda kepada polisi. 

Tak hanya itu, ia pun di viralkan oleh salah satu marketing dealer mobil Toyota melalui media sosial,  jika sudah di amankan Polsek Tandes.

Dalam postingan tersebut, salah satu akun bernama Yana Kurniasari memosting " Namanya BAMBANG TRI WAHONO, ngaku nya org penting WASKITA KARYA ( pengadaan )

Alamat : Jln Monginsidi 51 sda ( KTP )

Ngakunya : Rmh Pondok Indah Jkt 

Kerjanya : - nipu ke org2 utk proyek abal2 jg fiktif, - pesan unit minim 2 unit utk pengadaan ktr sby jg proyek2 "palsunya" lalu kasih cek kosong dan minta unit dikirim dulu ( dikira dealer sak sby bodoh ). Yang mungkin pernah ditipu oleh dia, skg sdh ditangkap di Polsek Tandes td siang tgl 7 Sept 2020 di warung kikil waru sda 

Bravo Reserse pak Didik dan Pak B Setyawan ( Polsek Tandes ) dibantu oleh korban2 yg bekerja sama menjebak dia di waru, " tulisnya. 

Kanit Reskrim Polsek Tandes, Iptu Gigit Purwanto mengatakan jika pelaku diringkus setelah menerima laporan dari UN (44) warga Tandes Lor, Surabaya. Dari hasil penyelidikan, awalnya tersangka kenal dengan korban melalui FB. Pelaku mengaku sebagai karyawan Waskita Karya yg bekerja di proyek jalan tol. "Padahal aslinya pelaku ini pengangguran. Itu hanya untuk mengelabuhi para korban nnya, " Kata Gogot, Selasa (8/9/2020). 

Setelah berpacaran, lanjut Gogot,  tersangka membujuk rayu korban untuk melanjutkan hubungannya ke arah pernikahan. Namun itu hanya untuk mengelabui korban agar meminjamkan sepeda motor suzuki shogun No. Pol. L 4319 BK. "Setelah meminjam motor tersebut, pelaku menghilang dan menyerahkan motor tersebut kepada pacar yang selanjutnya," Lanjut Gogot. 

Gogot menambahkan, pelaku berhasil ditangkap setelah polisi bekerja sama dengan korban menjebak pelaku di wilayah Bungurasih, Waru. Setelah dilakukan interogasi tersangka mengaku bahwa sepedamotor korban diserahkan oleh tersangka ke pacar barunya (saksi 2), dan motor dapat diamankan oleh Polisi. "Tujuannya, biar pacar barunya mau di pacari dan percaya hendak dinikahi. Padahal, pacar barunya tersebut setelah dilakukan interogasi mengaku juga ditipu oleh tersangka dengan kerugian uang sebesar Rp 15 juta. Namun hingga sekarang pacar barunya tersebut belum lapor ke Polisi. Jadi totalnya ada puluhan, paling banyak dari kota Mojokerto, tapi baru dua yang lapor ke kami, " Tambah Gogot. 

Mengenai pesanan mobil yang viral, Gogot mengatakan jika pelaku memang sempat pesan mobil dan akan membayar cash. Namun, saat hendak dikirim, pelaku hilang dan tidak ada kabar. "Belum  sempat dikirim mas, tapi kasian sales nya di pecat karena sudah siap kirim mobilnya, " Tutup Gogot. Jem