Ngaku Kelaparan, Mertua Gorok Menantu Hamil 7 Bulan Hingga Tewas

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 01 Nov 2023 20:48 WIB

Ngaku Kelaparan, Mertua Gorok Menantu Hamil 7 Bulan Hingga Tewas

i

Pelaku Khoiri alias Satir, saat diamankan di Polres Pasuruan, Rabu (1/11/2023) kemarin usai membunuh menantunya sendiri yang sedang hamil 7 bulan.

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Khoiri alias Satir (52) tega membunuh menantunya sendiri hanya karena kelaparan.

Pembunuhan terjadi pada Selasa (31/10/2023) sekitar pukul 16.00 WIB. Mirisnya, korban yang diketahui bernama Fitria Almuniroh Hafidloh Diyanah (23) tengah hamil 7 bulan. Akibat peristiwa tersebut jabang bayi yang dikandung korban juga ikut meninggal.

Baca Juga: Polres Pasuruan Gelar Pemeriksaan Kesehatan

Ada kabar yang menyebar bahwa pelaku gelap mata melakukan aksinya gegara ditolak saat ingin bercinta dengan korban. Namun, kabar ini belum mendapat konfirmasi dari polisi maupun saksi. Polisi menyebut, kondisi pelaku masih tertekan.

"Motif sedang kita dalami, kondisi pelaku sedang tertekan," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Achmad Doni Meidianto, Rabu (1/11/2023).

Pembunuhan ini awal mula diketahui oleh suami korban, Sueb yang teriak histeris saat pulang kerja melihat istri sudah bersimbah darah.

Fitria Almuniroh Hafidloh Diana dibunuh mertua menggunakan senjata tajam (sajam). Itu setelah ada luka di area leher korban yang sedang hamil 7 bulan tersebut.

Pelaku tega membunuh menantu dengan cara menggorok leher korban menggunakan pisau dapur.

Saat kejadian, memang sedang di rumah bersama mertuanya. Sedangkan suaminya sedang bekerja.

Baca Juga: Polres Pasuruan Gunakan Program MARKIBLOS MARKIPLUS

Korban sempat dilarikan ke puskesmas, namun sayang saat dalam perjalanan nyawa korban tak tertolong. Setelah melakukan aksinya, pelaku pun melarikan diri dan bersembunti di rumah tetangga.

Warga sempat tak berani menangkap pelaku karena pelaku masih membawa pisau, namun pelaku berhasil diamankan warga dan ditangkap oleh polisi setelah petugas gabungan mendobrak pintu kama tempat pelaku bersembunyi.

Dalam video yang beredar, tampak pelaku dibawa polisi keluar dari rumah dengan hanya mengenakan sarung saja dan bertelanjang dada.

Beredar di media sosial salah satu Instagram @kodil_027 terkait pengakuan Satir yang tega menghabisi nyawa menantunya sendiri.

Baca Juga: Wawali Pasuruan Luncurkan Logistik Pemilu 2024

Saat ditanya oleh pihak kepolisian Satir membunuh menantunya karena pikiran gelap dan sumpek. "Saya sumpek, pikiran gelap," ucap Satir yang diartikan ke Bahasa Indonesia.

Terpisah, Kapolsek Purwodadi, AKP PUjiyanto mengatakan tindakan pelaku itu dipicu karena dia merasa lapar. “Alasannya lapar. Tetapi pengakuan anaknya, terduga pelaku ini tiap malam suka marah-marah,” katanya.

Perubahan sikap terduga pelaku menjadi tempramental ini terjadi sejak dua hari belakanganan. Menurut keterangan Sueb, suami korban kepada polisi tidak masuk akal jika ayahnya kelaparan.

"Keterangan Sueb, istrinya itu gati (peduli) kepada terduga pelaku. Selalu dibuatkan makanan, nggak pernah sampai kelaparan," ujar Kapolsek. ris/ham/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU