Nicki Minaj Sebut Vaksin Bisa Timbulkan Impoten

Nicki Minaj saat tampil di Met Gala, Kamis (16/9/2021).

SURABAYAPAGI.COM, New York - Penyanyi Nicki Minaj mengungkap efek vaksin dapat menyebabkan impoten setelah menerima vaksin.

"Sepupu saya di Trinidad tidak akan mendapatkan vaksin karena temannya menjadi impoten setelah divaksin. Testisnya menjadi bengkak. Temannya beberapa minggu lagi akan menikah, sekarang gadis itu membatalkan pernikahannya. Jadi doakan saya dan pastikan kamu nyaman dengan keputusanmu," kata Minaj, Jumat (17/9/2021).

Meski pun dia terlibat kontroversi tentang vaksin, pelantun "Bang Bang" itu menyarankan agar orang-orang tetap menerima vaksin bila dibutuhkan. Dia juga menegaskan kemungkinan besar akan menerima vaksin untuk menggelar konser tur di masa depan.

Melalui cuitan di Twitter-nya, Nicki Minaj mangatakan cuitannya tentang vaksin covid-19 terdengar sampai ke Gedung Putih, sehingga ia diagendakan akan dipanggil Presiden Joe Biden.

Pemanggilan ini berkaitan tentang kontroversi vaksin covid-19 yang sebelumnya dia lakukan di media sosial.

"Gedung Putih telah mengundang saya dan saya pikir ini adalah langkah yang benar. Ya. aku akan datang. Aku akan berpakaian serba pink seperti Legally Blonde agar mereka tahu maksudku bisnis. Aku akan mengajukan pertanyaan atas nama orang banyak yang telah diolok-olok hanya karena mereka menjadi manusia," cuit Nicki Minaj, Kamis (16/9/2021).

Sementara pakar penyakit menular terkemuka, Dr. Anthony Fauci. Dr Fauci mengatakan efek vaksin yang menyebabkan impotensi tidak memiliki bukti kuat.

Ini menanggapi pernyataan kontroversial Nicki Minaj tentang efek samping dari vaksin Covid-19 bisa menimbulkan impoten. Dan ini menimbulkan perbebatan. Pernyataan Nicki Minaj itu langsung disanggah oleh Dr Fauci, yang menyebut klaim efek vaksin itu tidak memiliki bukti kuat.

"Tidak ada bukti bahwa itu terjadi, juga tidak ada alasan mekanistik untuk membayangkan hal itu akan terjadi," kata Fauci, dikutip CNN, Kamis (16/9/2021).

Lalu, kata Fauci, banyak informasi yang salah dan beredar luas di media sosial belakangan ini. Apalagi rumor itu sering kali muncul dari orang-orang yang memiliki pengaruh besar, seperti Nicki Minaj.

Pelantun "Bang Bang" itu memiliki 22 juta pengikut di akun Twitter-nya. Fauci pun khawatir cuitan Minaj bisa membawa dampak dan mempengaruhi orang-orang untuk menolak vaksin. Fauci juga meminta agar Minaj lebih berhati-hati sebelum membagikan informasi kepada publik.

Terpisah, Spesialis urologi dr Yudi Amiarno, SpU, menjelaskan efek samping yang bisa terjadi usai vaksinasi adalah reaksi lokal dan sistemik. Artinya efek samping terjadi pada tempat penyuntikkan atau seluruh tubuh karena respons imun.

"Setahu saya tidak ada hubungannya (dengan disfungsi ereksi -red). Akibat vaksin kalau terjadi akan ke sistemik atau seluruh tubuh, tidak hanya ke satu organ," kata dr Yudi beberapa waktu lalu.

dr Yudi sendiri mengaku sampai saat ini belum pernah mendapatkan pasien dengan keluhan disfungsi ereksi akibat efek samping vaksin.

"Iya enggak ada," pungkasnya.

Penyebab disfungsi ereksi bisa berbagai hal mulai dari masalah fisik sampai psikis. Oleh karena itu bila merasa memiliki masalah ereksi sebaiknya konsultasikan ke dokter agar bisa dicari tahu penyebabnya dan segera diobati.

"Perlu ditelusuri lebih lagi untuk memastikan. Sarankan dia ke dokter aja sambil diobati," pungkasnya.

Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Profesor Dr. dr. Hinky Hindra Irawan Satari juga mengonfirmasi hingga saat ini tidak ada laporan efek samping disfungsi ereksi karena vaksin Sinovac.

"Tidak ada laporan gangguan ereksi yang masuk ke komnas KIPI sampai dengan hari ini," kata Prof Hinky saat dihubungi terpisah. n afp, rtr