Nongkrong di Cafe Sambil Nikmati Lukisan

Andreanus Gunawan, sang pelukis realistis pada event pameran seni rupa di The Progo 10. SP/Gawang Tangguh

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pada kondisi Surabaya yang berada di PPKM level 1 salah satu cafe yang telah berjalan selama 3 bulan lalu telah menarik perhatian banyak pengunjung. Cafe ini mengusung tema "Heritage" seperti Hommie atau seperti rumah sendiri membuat para pengunjung nyaman.

"Cafe The Progo 10 Ini dibuka pada bulan Juni dengan tema Heritage, suasana yang diberikan seperti rumah sendiri dengan cafe tanpa AC yang membuat kita nyaman dengan nuansa natural," kata Emma pada Surabaya Pagi, kemarin.

 Dengan tempat yang strategis di tengah kota, kata Emma, kebanyakan pengunjung berusia 30 tahun ke atas. Karena cafe ini dapat dipakai untuk meeting dan juga acara wedding, bahkan sampai ada yang latihan menari disana.

"Everything in one place" motto yang disebutkan The Progo 10, nama yang diambil dari alamat membuat pengunujung sangat mudah menemukan cafe ini. Menu yang di suguhkan pun bermacam, dari menu khas indonesia, chinese food, dan yang pas untuk milenial pun ada. Tidak lupa dengan protokol kesehatan, di cafe ini sangat menaati protokol tersebut,”tukas Emma lagi.

Yang menarik, di cafe ini, ditampilkan lukisan karya Andreanus Gunawan. "karya yang kami suguhkan merupakan karya dari 10 tahun silam hingga sekarang, dengan kesulitan yang beragam. Karya seni rupa berupa gambaran realistis ini menggunakan pensil pada kertas putih dan hitam, rata-rata durasi menggambar karya ini dari 2 jam hingga yang paling sulit 6 jam," ujar Andre.

Andre pun juga menerima pesanan menggambar, bahkan sudah dapat pesanan dari mantan walikota Surabaya Tri Rismaharini. “Harga untuk pesanan menggambar ini paling mahal 3 juta bergantung dengan pesanannya,”pungkas Andre. Ge