Obama Dukung Demo George Floyd, Ini Pesannya

Mantan Presiden AS Barack Obama. SP/ (AP Photo)

SURABAYAPAGI.com, Washington DC - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama memberikan dukungan untuk aksi protes 'mendalam' yang dilakukan warga AS yang menuntut keadilan rasial. Obama menyebut bahwa aksi memprotes kematian seorang pria kulit hitam bernama George Floyd itu bisa memicu reformasi nasional.

Seperti dilansir AFP, Kamis (4/6/2020), dalam komentar via video pertama sejak kematian Floyd pada 25 Mei lalu di Minneapolis memicu aksi protes besar-besaran di AS, Obama juga mendorong otoritas negara bagian dan otoritas lokal untuk mengkaji kebijakan penggunaan kekuatan.

Obama mengarahkan komentarnya ini untuk para pemuda dan pemudi kulit hitam yang disebutnya sering menyaksikan atau mengalami banyak tindak kekerasan.

"Terlalu sering beberapa dari tindak kekerasan itu datang dari orang-orang yang seharusnya melayani dan melindungi Anda," ucap Obama dalam dialog via webcast dengan para aktivis. Obama sebelumnya juga memberikan komentar terkait situasi terkini di AS via akun Twitternya.

"Saya ingin Anda tahu bahwa Anda itu penting. Saya ingin Anda tahu bahwa hidup Anda itu penting, impian Anda itu penting," tegasnya.

Obama mengatakan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, warga Amerika telah menyaksikan 'semacam perubahan dan peristiwa epik di negara kita yang sama mendalamnya dengan hal apapun yang saya lihat seumur hidup saya'.

Mantan presiden berusia 58 tahun yang masih tetap populer di kalangan pemilih Demokrat ini, membahas soal pergerakan hak sipil tahun 1960-an dan menyebut bahwa 'bagian yang jauh lebih representatif di Amerika' kini ikut berunjuk rasa, dibandingkan setengah abad lalu.

"Ada perubahan pola pikir yang terjadi, sebuah pengakuan lebih besar bahwa kita bisa berbuat lebih baik," ujar Obama.

Obama menyebut bahwa para demonstran muda, secara khusus, telah digembleng dan motivasi mereka bisa menjadi inspirasi bagi perubahan lebih besar.

"Sangat penting bagi kita untuk mengambil momentum yang telah tercipta sebagai masyarakat, sebagai negara, dan mengatakan 'Mari gunakan ini' untuk akhirnya memberikan dampak," tegasnya.

Obama tidak secara langsung menanggapi cara Trump mengatasi kerusuhan yang mewarnai unjuk rasa di berbagai wilayah AS, termasuk soal permintaan kontroversial Trump agar otoritas lokal 'mendominasi' demonstran'. Namun Obama dilaporkan marah dengan adanya penggunaan gas air mata terhadap para demonstran di luar Gedung Putih, sebelum Trump berjalan kaki ke gereja setempat untuk berfoto sambil memegang Alkitab. dsy1