Omicron Melonjak, Vaksin Nusantara Dipersiapkan Jadi Vaksin Booster

Luhut Binsar Panjaitan.

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah sampai Rabu (22/12/2021) terus melaksanakan kajian untuk Vaksin Booster sebagai Vaksin Dosis Ketiga. Selain vaksin impor merek Pfizer, Sinovac, dan Astrazeneca juga dvaksin dalam negeri yang salah satu nya adalah “Vaksin Nusantara”

Demikian Evaluasi PPKM per 20 Desember oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, yang dirilis Rabu kemarin.

Luhut Binsar Panjaitan juga melakukan perbandingan minggu lalu dan munggu ini mengenai kasus OMICRON di dunia. Ditemukan 7,900 kasus OMICRONi di dunia pd Minggu lalu tetapi sekarang melonjak 62,342 kasus OMICRON. Ada kenaikan 8x lipat hanya dalam seminggu di dunia.

Sementara jumlah negara yang memiliki kasus OMICRON meningkat dari 72 negara menjadi 97 negara. Hasil perankingan juga berubah. Artinya sebelumnya di pegang Afrika Selatan dengan 1,300 kasus OMICRON terbanyak, sekarang negara dgn kasus OMICRON terbanyak di dunia adalah Inggris dengan total 37,000 kasus.

 

Masih di Wisma Atlit

Sampai saat Rabu kasus OMICRON di Indonesia masih di lock di Wisma Atlet dan dipastikan BELUM menyebar keluar.

“Pintu masuk laut dan darat akan diperketat lagi mengikuti protokol pintu masuk udara,” kata Luhut.

Evaluasi PPKM menyataka Karantina 14 hari bagi pendatang dari luar Indonesia dan saat ini ada penambahan 3 negara yg dilarang masuk ke Indonesia seperti Inggris, Norwegia dan Denmark. selain 10 negara lainnya yg sebelumnya dilarang masuk RI

Ditegaskannya Info resmi Omnicron saat lewat satu pintu yaitu Kementrian yg dalam hal ini melalui Pak Menteri Luhut.

Pemerintah menghimbau agar masyarakat tetap tidak melakukan perjalanan ke Luar Negeri. Saat ini Bandara Juanda Surabaya akan dibuka sebagai pintu kedatangan penumpang dari luar negeri, di luar Jakarta dan Bali.

Sementara Kasus Covid di Indonesia masih berada pada tingkat yang rendah tetapi pemerintah akan mengawasi dengan ketat tentang perkembangan Omnicron.

Maka,Pengetatan (PPKM) sewaktu-waktu dilaksanakan oleh Pemerintah bila kasus baru mencapai 500 per hari.

Oleh karennya, Pemerintah Daerah berperan aktif dalam mendorong masyarakat menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melacak pergerakan masyarakat di masa libur Natal dan Tahun Baru

Sejauh ini, kasus OMICRON masih di lock di Wisma Atlet Jakarta. Jadi baru ada satu lokasi di Indonesia yg ada kasus OMICRON yaitu di Jakarta. n jk, er