Pandemi, Mahasiswa Diminta Terus Menjadi Agen Perubahan

Bupati Yuhronur Efendi saat memakaikan jaket KKN kepada mahasiswa. SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pandemi covid-19 yang masih melanda, jangan menghentikan langkah mahasiswa sebagai agen perubahan di segala bidang, karena mahasiswa menjadi satu dari sekian elemen yang diharapkan sebagai penerus perjuangan bangsa.

Hal itu disampaikan oleh bupati Lamongan, H. Yuhronur Efendi saat memberikan bekal kepada Mahasiswa Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Covid 19,  Selasa (3/8/2021).

Disebutkan olehnya, mahasiswa dalam terjun ke masyarakat harus menjadi agen perubahan. Perubahan yang nyata adalah mahasiswa harus ikut menjadi garda terdepan dalam mengajak masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan karena ini adalah sebuah hal yang diperlukan dan dibutuhkan untuk menyelamatkan diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

Selain itu Bupati yang kerap disapa dengan pak Yes ini  juga menyampaikan apresiasinya terhadap tema KKN yang diambil di tahun ini, yakni KKN Tematik Covid- 19,  yang mana nanti dalam pelaksanaannya mahasiswa akan diterjunkan langsung ke desa masing-masing untuk menggali potensinya.

“Saat ini pemerintah daerah sedang melakukan upaya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid 19. Saya berharap melalui KKN ini mahasiswa dapat menggali potensi di desa masing-masing karena saya yakin setiap desa memiliki potensi dan keunikan masing-masing,” ungkapnya.

Nantinya Bupati juga berharap tulisan hasil KKN ini dapat dibukukan dan bisa dijadikan literasi untuk Pemerintah Kabupaten Lamongan baik literasi umum maupun digital.

Rektor Unisda Ainul Masruroh yang juga turut hadir pada acara tersebut juga menyampaikan dengan adanya KKN ini bidang akademis ikut mendukung program pemerintah daerah, bersinergi dan berkontribusi dalam mempercepat pemulihan ekonomi sosial masyarakat Lamongan.

“Tema KKN ini sengaja diambil di tahun ini untuk mendukung program pemerintah untuk pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemic Covid 19," kata Ainul Masruroh Rektor Unisda dalam sambutanya.

Selain itu, pembatasan aktivitas sosial membuat banyak masyarakat kehilangan mata pencaharian, sehingga rode ekonomi dikhawatirkan berhenti. "Mahasiswa disini hadir melakukan pengabdian kepada masyarakat, memberikan sumbangsih pemikiran dan tenaganya,”ujarnya sambil menegaskan KKN Tematik Covid 19 Mahasiswa Unisda ini terdiri dari 33 kelompok yang diikuti oleh 435 mahasiswa. jir