Papua Akan Lockdown 1 Bulan Sebelum PON dan Peparnas

Gubernur Papua, Lukas Enembe. SP/ Humas Pemprov Papua

SURABAYAPAGI.com, Papua - Sebagai salah satu persiapan dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021, Provinsi Papua berencana akan menutup semua akses masuk dan keluar (lockdown) Papua mulai 1 Agustus sampai dengan 30 Agustus 2021 mendatang.

Menaggapi hal tersebut, Juru Bicara Gubernur Provinsi Papua, Rifai Darus mengatakan, kebijakan itu ditempuh untuk mengendalikan pandemi Covid-19 di wilayah Papua agar tidak semakin parah.

Sementara Gubernur Lukas Enembe sebelumnya juga meminta kepada masyarakat di provinsi itu agar melakukan persiapan dan mengantisipasi rencana menutup akses keluar masuk.

"Direncanakan, Provinsi Papua akan menutup akses keluar dan masuk, baik jalur penerbangan maupun perairan. Penutupan tersebut diperkirakan akan berlangsung pada 1 Agustus - 31 Agustus 2021," kata Darus, Rabu (21/7/2021).

Rifai mengatakan, kebijakan ini nantinya akan dibahas dan dimatangkan lebih lanjut pada rapat evaluasi oleh Tim Satgas Covid-19 Provinsi Papua pada Rabu 21 Juli 2021 menindaklanjuti dari hasil Rapat Terbatas bersama Presiden Joko Widodo pada Senin, 19 Juli 2021 lalu berkenaan dengan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Meski begitu, dia mengemukakan penutupan akses keluar-masuk Papua dikecualikan pada aktivitas yang berhubungan dengan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021.

“Sebagai tuan rumah PON dan Peparnas, Papua akan terus berupaya agar opsi kehadiran penonton dapat menyemarakkan kedua pagelaran tersebut,” kata Rifai.

Sedangkan untuk rencana Lockdown, Gubernur Enembe berharap Bupati dan Walikota se-Papua dapat menjalankan kebijakan-kebijakan yang telah maupun akan dikeluarkan oleh Pemprov Papua.

Dengan bertujuan untuk memperlancar penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI, serta menyelamatkan nyawa penduduk dari Covid-19.

“Bapak gubernur juga berpesan kepada Bupati dan Walikota se-Papua agar mengebut dan menambah akselerasi dalam vaksinasi kepada seluruh warga di Papua demi tercapainya herd immunity jelang PON XX dan Peparnas XVI yang akan terselenggara 73 hari lagi,” katanya. Dsy14