Pasang Banner, 15 Pemuda Tersengat Listrik Satu Tewas

Polisi saat mendatangi jenazah korban di puskesmas setempat.

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - 1 dari 15 pemuda di kecamatan Mantup Lamongan yang tersengat listrik meninggal dunia. Para korban yang tergabung dalam komunitas Shorenk itu tersengat listrik saat memasang banner ucapan selamat berpuasa di bulan Ramadhan.

Insiden bermula saat 15 pemuda tersebut, pukul 21.25 WIB, memasang banner ucapan selamat berpuasa di bulan Ramadan. yang disangga tiang bambu dengan kondisi basah. Lalu ketika mereka memegang tiang bambu dan hendak menegakkannya, tiba-tiba angin bertiup kencang.

Akibatnya, tiang bambu yang mereka pegangi miring hingga mengenai kabel yang melintang di dekatnya. Aliran listrik merambat dengan cepat ke tiang bambu tersebut, seketika 15 pemuda itu terpental.

“Kami dan teman-teman terpental, termasuk korban,” ujar Harianto, salah seorang saksi, Rabu (21/04/2021).

Harianto menambahkan, salah seorang pemuda bernama Fatkhurrohman (25), asal Kedungbunder RT 02 RW 02 ikut terpental, dan sempat minum air putih sesaat sebelum pisan. Tapi ketika dilarikan ke Puskesmas oleh warga, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

“Korban meninggal, diduga akibat insiden aliran listrik yang tersangkut di tiang banner saat dipasang di jalan desa. Pihak keluarga menolak korban untuk diautopsi, dan mengihlaskannya sebagai ujian dan takdir,” jelas Subbag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu Kwindardi.