Pasang Standar Tinggi, Walikota Cari Sekdakot yang Sehati

Wali Kota Ning Ita saat memantau jalannya Seleksi Kompetensi Manajerial dan Kompetensi Sosio Kultural di Ruang Nusantara Pemkot Mojokerto, Selasa (8/6) siang. SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari pasang standar tinggi terkait Sekretaris Daerah (Sekda) pilihannya. Selain harus memiliki kecakapan dan kompetensi yang baik, Sekda idamannya juga harus sehati dengan visi misinya.

Demikian ucap Ning Ita (sapaan akrab Wali Kota) usai memantau jalannya Seleksi Kompetensi Manajerial dan Kompetensi Sosio Kultural di Ruang Nusantara Pemkot Mojokerto, Selasa (8/6) siang.

"Sosoknya harus yang sehati dong, saya gak mau dapatnya yang gak sehati dengan saya. Harus yang se visi misi, kalau sehati kan enak, rumah tangga akan tentram dan damai," tegasnya.

Ia menyebut, empat pejabat eselon II yang mengikuti seleksi terbuka (selter)  Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekdakot Mojokerto saat ini belum tentu akan menjadi pilihannya. Ia mengaku tak segan membuka selter lagi jika belum menemukan Sekdakot yang sehati dengannya.

"Itu kan hak prerogatif saya, kalau memang hasil selter belum ada yang cocok, ya di buka selter lagi, sampai ada yang cocok dengan kriteria saya," cetusnya.

Ning Ita mengaku sangat terbuka sekali terhadap siapapun yang ingin menduduki posisi tertinggi di tubuh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Mojokerto ini. Ia tak segan memberi restu tanda tangan kepada pejabat eselon dua baik yang berasal dari internal maupun eksternal pemkot.

"Untuk bisa ikut selter harus ada tanda tangan persetujuan dari saya. Dan saya tidak pernah menampik siapapun yang meminta izin untuk itu. Semua akan saya izinkan asalkan memenuhi persyaratan," tegasnya.

Ning Ita menambahkan, seleksi ini untuk mengetahui kecakapan dan kompetensi masing-masing calon. Ini dibutuhkan untuk membantu meringankan tugas pokok dan fungsinya dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Seleksi ini penting untuk menguji kemampuan mereka, nantinya siapa yang terbaik namanya akan disodorkan kepada saya. Dan ini juga menjadi pertimbangan penting bagi saya untuk memilih sosoknya," tukasnya.

Wali Kota juga berpesan kepada ke empat calon untuk berlomba-lomba menjadi yang terbaik. Ia juga mengajak para calon untuk introspeksi ke hati masing-masing. 

"Mereka harus meraba hatinya masing-masing, apakah selama ini sudah benar-benar bisa sehati dengan saya atau tidak. Karena itu yang menjadi penilaian tertinggi bagi saya," pungkasnya.

Seperti diketahui, seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekdakot Mojokerto diikuti oleh empat orang, yakni Kadispora Kota Mojokerto, Novi Rahardjo, Kepala Bappedalitbang, Agung Moeljono Soebagijo, Kepala Diskominfo, Gaguk Tri Prasetyo dan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Anang Fahruroji.

Dan sesuai jadwalnya, ke empat calon ini akan melakukan seleksi kompetensi manajerial dan kompetensi sosio kultural di Ruang Nusantara Pemkot Mojokerto, Selasa (8/6) pagi.

Setelahnya mereka juga akan menjalani seleksi kompetensi teknis (pembuatan dan presentasi makalah serta wawancara) pada 10 Juni 2021 dan pengumuman akhir hasil seleksi pada hari Senin, 14 Juni mendatang. Dwy