PDAM Giri Nawa Tirta Pasuruan Mendapat Penghargaan dari Kementerian PUPR

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 29 Nov 2023 15:43 WIB

PDAM Giri Nawa Tirta Pasuruan Mendapat Penghargaan dari Kementerian PUPR

i

Direktur Utama (Dirut) PDAM Giri Nawa Tirta Za’ari. SP/ RIS

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Selalu berbenah di bidang manajemen PDAM Giri Nawa Tirta, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pemkab Pasuruan, kembali menorehkan prestasi yang membanggakan di level nasional 2023 ini. Tahun ini PDAM Giri Nawa Tirta mendapatkan peringkat ketiga level nasional atas penilaian kinerja BUMD Air Minum tahun 2023 oleh Kementerian PUPR. Penghargaan itu didapatkan dalam kategori jumlah pelanggan PDAM 20.000 – 50.000 sambungan langsung/SL. 

Prestasi ini cukup membanggakan bagi Kabupaten Pasuruan. Posisi PDAM Giri Nawa Tirta ini di bawah PDAM Tirta Merapi Kabupaten Klaten di posisi pertama dan Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun posisi kedua. Selain peringkat ketiga dalam kategori tersebut, PDAM Giri Nawa Tirta juga berhasil duduki di peringkat 16 nilai kinerja BUMD Air Minum sejak tahun 2022 skala nasional.namun 2023 bisa meraih tingkat 3 di level nasional dari Kementerian PUPR RI.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Giri Nawa Tirta Za’ari mengaku terharu saat pertama kali mendapatkan kabar prestasi yang didapatkan perusahaan yang dipimpinnya ini. Dia mengaku tidak menyangka, PDAM Giri Nawa Tirta bisa mendapatkan

prestasi yang mengejutkan ini. “Saya terharu mendengarnya,” katanya, 7 November 2023. Menurutnya, kabar itu didapatkannya dari temannya sebelum akhirnya mendapatkan kabar resmi dari Kementerian PUPR. 

Terkait penilaian kinerja ini. “Tahun 2021 kami kayaknya tidak masuk 10 besar karena tidak ada di daftar. Dan allhamdulillah di tahun berikutnya, kami berhasil masuk 3 besar,” ungkap dia.

Disampaikan Za’ari, penilaian yang dilakukan ini mencakup keseluruhan layanan di masing-masing PDAM, mulai kinerja, pelayanan ke pelanggan dan semua manajemen yang telah kami lakukan mulai dari pengelolaan keuangan, pendapatan, hingga sisi operasional ketika ada keluhan, kebocoran pipa dan kegiatan lainnya. 

Hal itu berkat kerja sama antara semua nya, baik karyawan PDAM itu sendiri juga masyarakat serta para pelanggan kami,” jelasnya.

Sementara itu yang lebih membanggakan Dirut PDAM ini Za’ari memang berusaha mengelola PDAM Giri Nawa Tirta ini, secara mandiri. Sudah beberapa tahun belakangan ini, dia lepas dari APBD. Artinya, kata Za’ari, perusahaan yang dikelolanya ini sudah berhenti mendapat suntikan dana hibah untuk pengembangan usaha setiap tahunnya. 

“Kami kelola betul modal yang ada sekarang, kami upayakan itu bisa berputar maksimal yang outputnya adalah memberikan pemasukan untuk daerah,” urainya. Ia menyebut dengan jumlah pelanggan yang hampir 41 ribu, pihaknya sudah berhasil menyumbang untuk PAD sekitar Rp 2,5 miliar per tahunnya. ris

Editor : Desy P.

BERITA TERBARU