Pedagang CFD Minta Dipermudah Pengurusan KUR dan Legalitas UMKM

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 14 Mei 2023 10:05 WIB

Pedagang CFD Minta Dipermudah Pengurusan KUR dan Legalitas UMKM

i

Bupati Situbondo Karna Suswandi saat di CFD Situbondo. Foto: Pemkab Situbondo.

SURABAYAPAGI.COM, Situbondo – Paguyuban pedagang di Car Free Day (CFD) Kabupaten Situbondo meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo untuk mempemudah pengurusan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan.

Selain itu, ratusan pedagang yang setiap hari Minggu berjualan di sepanjang jalan Raya Ahmad Yani, Kelurahan Dawuan, Kecamatan Situbondo ini, juga meminta agar produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) para pedagang dilegilitaskan.

Baca Juga: Car Free Day Benpas Kembali Dibuka, Berikut Pembatasan dan Aturannya

Hal itu disampaikan dalam acara Halal Bihalal bersama Pemkab Situbondo di Pendopo Kabupaten Situbondo, Jumat (12/05/2023).

Ketua Paguyuban Car Free Day Khaidiasyah Prambada Kusuma menyebut bahwa acara Halal Bihalal ini digelar untuk mempererat silaturrahmi antara paguyuban para pedagang CFD.

Khaidiasyah berharap, omset para pedagang di CFD terus mengalami peningkatan ke depannya serta ada hiburan dan pembenahan fasilitas yang lainnya.

"Misalnya saja tenda dan pedagang minta KUR, " kata Khaidiasyah usai acara berhalal bihalal bersama Bupati Situbondo, Karna Suswandi.

Menurutnya, keinginan para pedagang untuk mendapatkan pinjaman modal tersebut tidak lain untuk menambah modal usaha para pedagang.

Ia mengatakan bahwa pihaknya juga meminta pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan para paguyuban CFD Situbondo.

"Ya mungkin dengan legalitas kita dari bupati yang ditembusi ke Dinas Koperasi dan Perdagangan Situbondo," ujarnya.

Baca Juga: Pelajar Hilang saat Bermain Kano di Pantai di Situbondo

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Situbondo, Karna Suswandi menyampaikan bahwa pihaknya telah memerintahkan Sekdakab dan Koperindag untuk bisa memfasilitasi penyaluran KUR dengan perbankan.

"Saya berharap dana KUR itu banyak, jadi agar tersalurkan dengan baik disesuaikan peruntukannya kepada masyarakat ekonimi lemah. Khususnya kepada pelaku usaha UMKM, termasuk pedagang di CFD," jelas Bung Karna.

Sedangkan mengenai legalitas produk UMKM, lanjut Bung Karna, para pedagang harus mengusulkan sesuai prosedur, baik itu dimulai dari proses perijinan dan usaha serta lainnya.

"Kita akan lakukan untuk semudah mungkin bagi para pedagang yang ikut CFD mendapatkan legalitas itu,” ucapnya.

Baca Juga: PAD Situbondo Naik Selama 3 Tahun Berturut-turut

Lebih lanjut, ia menambahkan, pemerintah akan terus berupaya memajukan para pedagang. Namun, di sisi lain, ia juga meminta para pedagang untuk tertib berjualan di tempat yang telah disediakan pemerintah.

"Kita akan dorong itu, asalkan pedagang bisa tertib," ujarnya.

Saat disinggung terkait perkembangan Car Free Night, Bung Karna menyebut bahwa pihaknya telah meminta kepada pihak terkait agar kebutuhan pedagang tersebut segera direalisasikan.

"Ya namanya baru merintis, tentu tidak langsung ramai. Tetapi kita berharap rintisan ini bisa ditingkatkan kedepannya," tutupnya. stb

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU