Pejabat Penting di Dispendik Sumenep, Terlibat Dana Suap Senilai Rp 500 Juta

Foto : Tampak dari depan, Kantor Dinas Pendidikan Kab. Sumenep. Jalan Dr. Cipto No. 35 Sumenep (ft. Ainur Rahman/ SP)

SURABAYA PAGI, Sumenep - Dugaan dana suap sebesar Rp500 juta untuk pengadaan senilai Rp4,5 Miliar dengan salah satu broker proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep kembali tersiar.

Infonya dugaan dana suap itu terjadi sekitar tahun 2014 dan melibatkan pejabat penting di lingkungan dinas pendidikan Sumenep.

Mencuatnya dugaan tersebut karena dinilai sangat memberatkan kepada penerima proyek  hingga tersiarnya informasi yang bersumber dari dinas pendidikan.

Bahwa pengadaan apapun bentuknya di dinas pendidikan, untuk saat ini dan seterusnya jangan sampai proyek itu dilepas atas nama (I) nama Inisial dari penerima proyek.

Hal itu disampaikan oleh pejabat penting di Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.

Mendengar pernyataan seperti itu, korban berinisial (I) menghubungi Surabaya Pagi untuk bisa di klarifikasi kebenaran pernyataan pejabat penting di Dinas pendidikan tersebut.

" Kurang apalagi saya mas, saya dikasih pekerjaan dan memberikan uang senilai 500 Juta rupiah, bahkan lebih".

Jadi kata dia, jika pejabat penting di dinas pendidikan itu, langsung memberikan  pernyataan tidak mau bekerjasama lagi dengan saya, sebaiknya kita duduk dulu semeja untuk saling  menjelaskan.

" Saya suka orang yang transparan Mas, jadi jangan sampai mengeluarkan statement yang tidak enak didengar" kilahnya.

Saat hendak di klarifikasi ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Moh. Iksan, tidak mau ditemui wartawan dan mengaku sedang ada acara yang tidak bisa diganggu.

Dalam chat pribadinya, pihaknya mengaku tidak mengetahui mengenai adanya uang suap senilai Rp 500 juta tersebut.

" Wah ini bukan uang yang sedikit, ”katanya  (AR)