Pelaksanaan Berikrar Aliran Syi'ah Diperkirakan Menelan Dana Rp 300 juta

Ikrar aliran Syi'ah kembali ke Sunni yang digelar di Pendopo Trunojoyo Kabupaten Sampang

 

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Pelaksanaan berikrar aliran Syi'ah kembali ke Sunni diperkirakan menelan dana Rp. 300 juta. Dari mana dana tersebut ? Menurut sumber terpercaya, dana itu berasal dari hamba Allah SWT yang ingin rakyatnya di kota Bahari cinta damai sehingga bisa menciptakan peningkatan ekonomi di segala sektor.  

Dalam pelaksanaan berikrar tersebut, sebanyak 274 orang yang mengikuti aliran syiah, akhirnya berikrar untuk kembali ke ajaran Sunni.

Tempat ikrar bertempat di Pendopo Trunojoyo Kabupaten Sampang, dihadiri perwakilan dari Kantor Staf Presiden (KSP), perwakilan dari Pemprov Jatim, ketua MUI Jatim, Kakanwil Kemenag Jatim, Forkopimda Kabupaten Sampang serta ulama se Madura.

Dalam ikrarnya pimpinan Syiah, Tajul Muluk mengatakan, saya melepas paham Syiah, dan selanjutnya kembali ke ajaran Sunni atau Ahli Sunnah Waljamaah.

"Kembalinya ke Suni ini tidak ada paksaan dari pihak manapun," kata Tajul Muluk di Pendopo Trunojoyo Kabupaten Sampang, kamis (5/11/2020).

Menurutnya, ajaran yang selama ini saya pahami adalah sesat dan menyesatkan, untuk itu kami kembali kepada ajaran yang benar, yaitu ajaran ahli Sunnah Waljamaah.

"Ini kami lakukan untuk menebus dosa yang selama ini kami lakukan," katanya yang punya nama asli Ali Murthado ini.

Di akhir kata dalam pembacaan ikrarnya, Tajul Muluk siap dituntut sesuai hukum yang berlaku, apabila kedepannya ingkar dalam kesepakatan bersama ini.

"Kami mohon Bimbingannya kepada para Ulama di Madura," tandasnya.

Ditempat yang sama, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, atas terselenggaranya ikrar ini bisa berjalan dengan sukses.

"Kami berharap sinergitas dari semua pihak, agar Sampang kedepan aman, damai dan sejahtera," kata Bupati Sampang. gan