Pemkab Banyuwangi Buka Layanan Puskeswan

Bupati Ipuk memberi makan sapi. SP/ Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi membuka pelayanan kesehatan keliling untuk hewan ternak. Pemkab Banyuwangi telah menyiapkan tim dokter hewan dan tenaga kesehatan dari pusat kesehatan hewan (Puskeswan) untuk berkeliling ke berbagai wilayah memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada hewan ternak milik warga.

Kepala Dinas Pertanian dan   Pangan Banyuwangi, Arief Setyawan mengatakan, dalam pelaksanaannya, tim keliling ke lokasi peternakan maupun tempat permukiman warga di desa-desa, menggunakan mobil ambulans khusus ternak yang telah disiapkan oleh Pemkab Banyuwangi.

Mobil ambulans tersebut dilengkapi dengan berbagai peralatan kesehatan khusus hewan ternak. Seperti mikroskop, kamar hitung, alat pemeriksa berat jenis susu (laktodensimeter), hingga ultrasonografi (USG) untuk sapi dan ternak kecil.

Dengan berbagai peralatan itu, tim akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara terpadu, dilanjutkan pemberian vitamin, obat cacing, mineral, hingga tindakan pengobatan jika memang ditemukan hewan ternak yang sakit.

"Layanan ini gratis. Warga cukup membawa hewan ternaknya ke lokasi pelayanan yang telah diumumkan sehari sebelumnya oleh petugas. Jadwalnya kami bikin fleksibel asalkan dalam setahun bisa mencapai 10 ribu ekor ternak. Jadi bisa seminggu atau dua minggu sekali," ujar Arief, Minggu 914/3/2021).

Tak hanya ke desa-desa, layanan ini juga rutin keliling ke pasar-pasar hewan secara bergilir.

"Kalau ini dilakukan rutin setiap minggu untuk monitoring kejadian penyakit di lapangan. Kita kan tahu mobilitas ternak di pasar itu sangat tinggi sehingga pemeriksaannya harus lebih intensif dan rutin," terang Arief.

Selain itu, layanan ini menjangkau sasaran yang lebih luas. Tidak hanya hewan ternak, tapi juga hewan peliharaan seperti kucing, anjing, iguana dan lainnya.

Ditambahkannya, selain kegiatan keliling, pemeriksaan kesehatan gratis ini juga melayani panggilan via telepon bagi warga yang hewan ternaknya sakit. "Kami juga punya tim dokter hewan dan tenaga kesehatan di kecamatan-kecamatan yang siap on call," terang Arief.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meminta layanan kesehatan hewan ternak keliling itu terus ditingkatkan. Ipuk berharap, dengan layanan jemput bola ini penanganan kesehatan terhadap hewan ternak tertangani semakin cepat dan tepat, untuk menekan kerugian yang dialami peternak.

"Apabila masalah kesehatan hewan ternak bisa segera diatasi, maka akan menghindari kerugian yang lebih besar bagi peternak," kata Ipuk. Dsy11