Pemkab Banyuwangi Resmikan Kampung Siaga Bencana

Wabup Sugirah di Banyuwangi. SP/ Humas Pemkab Banyuwangi

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi meresmikan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) 'Purwo Buwono' Berbasis Kawasan di Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo. KSB ini dibentuk untuk melatih tindakan preventif atau pencegahan oleh seluruh elemen, khususnya keterlibatan masyarakat dalam rangka menyelesaikan persoalan kebencanaan.

Kepala Sub Direktorat Kesiapsiagaan dan Mitigasi, Ian Kusmadiana, mengatakan KSB ini dibentuk di sejumlah daerah yang rawan terjadi bencana alam. Kawasan Kecamatan Tegaldlimo memiliki potensi bencana seperti banjir, gempa bumi, dan tsunami.

"Maka dari itu, terbentuknya KSB ini dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan mitigasi bencana dan mengurangi risiko bencana di sejumlah kawasan yang dinilai rawan," jelas Ian, Kamis (18/3/2021).

Ditambahkan Ian, salah satu faktor penting dalam KSB adanya kader yang bertugas menjadi penggiat sebelum terjadi, saat terjadi dan setelah terjadi bencana.

"Keahlian yang harus dimiliki kader bermacam-macam. Setelah tiga hari bersama teman-teman, para kader tersebut telah kami berikan penyuluhan tentang bencana dan beragam pelatihan terkait kebencanaan," kata Ian.

Kader KSB ini terdiri dari 90 warga di Kecamatan Tegaldlimo yang dilatih oleh praktisi Kementerian Sosial, Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Banyuwangi, serta tim pengarah dari Kementerian Sosial dan Dinas Sosial Kebupaten Banyuwangi.

Sugirah juga menyebut pentingnya melakukan penanganan preventif lewat aksi peduli lingkungan. Salah satunya adalah menjaga kawasan hutan di daerah hulu seperti daerah Licin, Songgon, dan Kawah Ijen untuk mencegah bahaya banjir dan longsor.

"Daerah hulu ini perlu kita amankan, agar daerah hilir seperti Tegaldlimo tidak mengalami banjir," ungkap Sugirah.

Dalam kesempatan itu, juga diserahkan bantuan berupa sarana dan prasarana untuk mendukung evakuasi kebencanaan dan mengurangi risiko bencana kepada KSB Purwo Buwono dari Kementerian Sosial. Serta 50 paket bantuan dari Gubernur Jawa Timur yang diserahkan secara simbolis untuk ex-korban banjir di Kecamatan Tegaldlimo beberapa waktu lalu. Dsy10