Pemkot Madiun Siapkan RS Lapangan dan Tempat Isolasi

Rencana lokasi dan zonasi RS Lapangan.

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pemkot Madiun dalam waktu dekat akan mengeluarkan kebijakan mengadakan rumah sakit lapangan dan penambahan tempat isolasi penderita covid-19. hal itu dilakukan setelah keterisian tempat tidur (BOR) rumah sakit rujukan covid-19 di kota Madiun telah penuh.

Menurutnya, rumah sakit lapangan digunakan untuk mencukupi kekurangan BOR yang ada atau menampung pasien penderita Covid-19 dengan kategori berat, sedangkan untuk tempat isolasi digunakan bagi mereka yang tekena Covid-19 dengan kondisi sedang dan ringan.

Wali Kota Maidi menjelaskan, rumah sakit lapangan akan menggunakan Asrama Haji Kota Madiun yang berdaya tampung 182 tempat tidur, sedangkan untuk tempat isolasi akan memanfaatkan rusunawa serta ruang kelas sekolah di sekitar puskesmas. 

"Kota Madiun adalah tempat rujukan penanganan Covid-19, maka kita perlu menambah jumlah bed yang ada," ungkap Wali Kota Madiun Maidi, Rabu (21/7).

"Saya harap minggu ini tempat itu sudah bisa digunakan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Madiun dr. Denik Wuryani membenarkan bahwa asrama haji akan digunakan sebagai rumah sakit lapangan dan rusunawa serta ruang kelas sekolah di sekitar puskesmas juga akan digunakan untuk tempat isolasi.

"Benar bahwa asrama haji akan digunakan sebagai rumah sakit lapangan dan untuk isolasi ditempatkan di rusunawa dan sekolah sekitar puskesmas," terangnya.