Pemkot Masifkan Swab dan Pertegas Aturan Jam Malam

Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, Irvan Widyanto.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seperti diketahui, ratusan Bonek merayakan HUT Persebaya ke -94 pada Kamis (17/6) malam. Saking ramainya, para Bonek tampak mengabaikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak.

Di sisi lain, akibat kerusuhan yang terjadi di penyekatan Suramadu pada Jum’at (18/6) pagi, sejumlah kendaraan berhasil melewati penyekatan tanpa melalui tes swab dan masuk ke Surabaya dengan bebas tanpa diketahui mereka negatif covid-19 atau tidak.

Menanggapi dua kejadian tersebut, Pemkot Surabaya akan lebih memasifkan swab massal mulai Jum’at (18/6) malam.

"Tetap kita sesuai instruksi pak wali kota, kita intensif swab hunter mulai nanti malam dan juga penerapan jam malam lebih tegas lagi," kata Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, Irvan Widyanto kepada wartawan di penyekatan Suramadu arah Surabaya, Jumat (18/6/2021).

Irvan mengatakan sebelumnya Pemkot Surabaya sudah mengimbau melalui media sosial. Tetapi, para bonek tetap merayakannya.

“Tapi kan anak-anak itu keinginannya merayakan ulang tahun Persebaya secara langsung,” ujar Irvan.

Selain itu, upaya lainnya juga sudah dilakukan oleh jajaran kepolisian dan TNI. Jajaran juga sudah menghimbau agar bonek tidak merayakan secara langsung.

"Tapi mereka tetep ngotot untuk bisa merayakan secara langsung. Sudah ada imbauan melalui medsos dan juga pak kapolrestabes sudah menyampaikannya ke jajaran kapolsek. Kita juga sudah mengimbau ke pak camat," pungkasnya.