Pemkot Probolinggo Gerakkan Konservasi Mangrove

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Pemerintah Kota Probolinggo, Jawa Timur, berupaya mencegah terjadinya perubahan iklim yang merupakan ancaman nyata pada keberlangsungan sumber daya pesisir dan ikan dengan melakukan konservasi mangrove di daerah itu.

"Kami bersama kelompok masyarakat yang tergabung dalam berbagai komunitas bersama-sama melakukan penanaman kembali berbagai macam tanaman mangrove seperti Avicenia s.p., Rhizoppora s.p, dan cemara laut di Pantai Permata," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa di kota setempat, Selasa (11/10).

Menurutnya, hutan mangrove Pantai Permata kembali menjadi pantai yang indah dengan mikro iklim yang baik dan saat ini terdapat hutan mangrove seluas 29,95 ha dengan persentase tutupan sebesar 18,18 persen dan kerapatan sebesar 600 pohon/ha.

"Dengan penghutanan kembali, kawasan itu kini memiliki banyak beragam potensi. Selain memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata, Pantai Permata juga memiliki potensi sebagai wilayah konservasi," tuturnya.

Menurutnya, konservasi hutan mangrove adalah usaha perlindungan, pelestarian alam dalam bentuk penyisihan areal sebagai kawasan suaka alam, sehingga salah satu bentuk dari konservasi hutan mangrove adalah membangun ekowisata mangrove di Pantai Permata Kota Probolinggo.