Pemprov Gelar Musrenbang, Surabaya Jadi Kota Terbaik Pertama

Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Jatim Terbaik I diserahterimakan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Hotel Shangri-La Surabaya, Kamis (15/04/2021).SP/DOC SP

SURABAYAPAGI,Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Jatim Tahun 2022 di Hotel Shangri-La Surabaya, Kamis (15/04/2021).

Dalam acara tersebut Kota Surabaya memperoleh Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Jatim Terbaik I yang diserahterimakan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Penghargaan ini terhitung sudah kali kedua diperoleh Kota Surabaya yakni pada 2020 dan 2021. "Alhamdulillah tahun lalu kita juga menerima penghargaan yang sama. Intinya singkronisasi dan keselarasan program dengan pusat dan provinsi," katanya.

Wali Kota Eri Cahyadi sebelumnya bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut. Bagi dia, penghargaan ini sesuai dengan implementasi dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPJ)."Alhamdulillah, kerja saya saat jadi Kepala Bapekko mendapat penghargaan dari Ibu Gubernur. Karena sebelum jadi wali kota saya menjabat Kepala Bappeko. Jadi saya mengerjakan itu," kata Wali Kota Eri.

Penghargaan tersebut, kata dia, akan menjadi pendorong bagi jajaran di lingkup Pemkot Surabaya untuk bekerja lebih giat lagi. Termasuk program smart city yang sudah berjalan dan akan semakin dioptimalkan lagi dengan integrasi sistem informasi."Tentunya semakin memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan," katanya.

Senda yang diucapkan Wali Kota Eri Cahyadi,  Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya menilai perencanaan pembangunan di Kota Surabaya saat ini sudah selaras dengan program pemerintah pusat yang diturunkan kepada pemerintah provinsi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeko) Kota Surabaya Febrina Kusumawati mengatakan,selama ini Pemkot Surabaya tidak berjalan sendiri dalam perencanaan pembangunan. "Kegiatan program selaras dengan apa yang mau dituju oleh pemerintah provinsi maupun pusat," kata Febri.

Febri mencontohkan, seperti misalnya program pemulihan ekonomi, dimana dalam program tersebut, Pemkot Surabaya melakukan pengembangan yang hasilnya menjawab dari problem itu. 

Diketaui, dalam kesempatan ini pula Gubernur Khofifah dengan didampingi Wagub Emil turut menyerahkan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Terbaik Kabupaten/Kota Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2021.

Untuk penghargaan Kabupaten Terbaik, Terbaik I diraih Kabupaten Situbondo, Terbaik II diraih Kabupaten Tulungagung, dan Terbaik III diraih Kabupaten Malang. Untuk Kota Terbaik, Terbaik I diraih Kota Surabaya, Terbaik II diraih Kota Malang, dan Terbaik III diraih Kota Mojokerto.

Lebih lanjut dalam kesempatan ini juga dilakukan Penandatanganan Pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) oleh 16 Bupati/Walikota yakni Kab. Pamekasan, Kab. Jombang, Kab. Bojonegoro, Kab. Sidoarjo, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kab. Mojokerto, dan Kab. Sampang. Kemudian Kab. Bangkalan, Kab. Sumenep, Kab. Gresik, Kab. Lamongan, Kab. Jember, Kota Madiun, Kab. Ponorogo, dan Kab. Magetan. Penandatangnan ini disaksikan langsung Gubernur Khofifah, Wagub Emil, dan Kepala Perwakilan BI Jatim.

Forum yang juga digelar secara hybrid ini dihadiri secara  virtual oleh Sekjen Kemendagri Dr. Ir. Muhammad  Hudori Msi serta Dirjen Perimbangan keuangan Kemenkeu RI Astera Primanto Bhakti  serta  turut dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI/Kepala BAPPENAS Dr. Vivi Yulaswati, Wakil Gubernur Jatim, Ketua DPRD Prov.Jatim, Ketua TP PKK Provinsi Jatim, jajaran Forkopimda Jatim, Kepala Perwakilan BI Jatim, Sekdaprov. Jatim,  Bupati/Walikota di Jatim, serta jajaran instansi vertikal di Provinsi Jatim.so/na