Penetapan APBD 2021 di Situbondo Belum Disahkan

Musrenbangkel terkait Infrastruktur pembangunan Tahun 2022 di Balai Kelurahan Patokan, Situbondo. SP/ Bapedda Pemkab Situbondo

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Bupati dan Wakil Bupati Situbondo terpilih, Karna Suswandi dan Khoirani, dilantik Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Jumat (26/2/2021).

Namun, APBD Situbondo di tahun 2021 ini belum di sahkan. Dikarenakan kalangan DPRD dan Pemkab Situbondo tidak sejalan masalah persoalan anggaran di dalam APBD tahun 2021. Kondisi ini juga dipicu pasca pesta pilkada pada 9 Desember lalu.

Dampak dari tidak jelasnya pengesahan APBD 2021 ini juga berpengaruh besar bagi kesinambungan pembangunan di Situbondo.

“Kalau seperti ini, lalu siapa yang tidak pro rakyat. Kalau misalnya komunikasi tetap terkunci, satu-satunya solusi, kami akan menunggu pelantikan bupati terpilih pada bulan Februari 2021 mendatang,” ujar Wakil Ketua DPRD Situbondo, Abdurrahman.

Namun kali ini Pemkab Situbondo sudah mewajibkan setiap pengusaha untuk menggunakan aplikasi Sistem Informasi dan Monitoring Pajak Daerah (Simpada), guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pajak. Karena sejak beberapa tahun yang lalu, sektor ini sangat rendah pemasukannya.

Sedangkan potensi wisata yang paling banyak dikunjungi di kabupaten Situbondo adalah Taman Naional Baluran. Jumlah pengunjung Taman Nasional Baluran memuncak pada saat liburan yakni bisamencapai 28.307 orang dari jumlah total domestik dan asing.

Situbondo sendiri merupakan salah satu kota yang memiliki produk unggulan dari kerajinan kerang,akan tetapi kita masih susah dalam pemasarannya.

Sehingga Pemkab Situbondo kerap menyelenggaraan pelatihan salah satunya pelatihan pengembangan desain Produk yang diadakan oleh UPT. Pengembangan Mutu Produk Industri dan Teknologi Kreatif Surabaya yang bekerjasama dengan dinas perdagangan dan perindustrian Situbondo. Dsy6