Pelajaran dari Kasus Hotman Paris

Pengacara Suka Pamer Harta, Diusik Sesama Advokat

Hotman Paris dan Razman Arif Nasution, saat ini sedang berseteru dan perang urat syaraf.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ada peristiwa yang bisa kita petik dari perseteruan advokat Razman Nasution dan Hotman Paris. Advokat yang suka pamer harta dan cewek, kini disebut Razman, terkait  dugaan kasus penistaan agama yang membeli Holywings. Seperti apa?

 

Razman menyebut Hotman Paris kini tengah sibuk mengurusi permasalahan tersebut. Ini karena Hotman Paris merupakan pemegang saham di Holywings. "Itu lihat Holywings, Hotman udah sibuk tuh ngurusi Holywings. Mungkin modal belum balik, katanya mau jadi pengusaha ternyata sekarang bermasalah," ujar Razman Nasution, Sabtu (2/7/2022).

Razman Nasution mengaku kini mencari Keberadaan Hotman Paris sehubungan dengan pencabutan izin usaha Holywings. "Mana kau, Hotman Paris," ujar Razman Arif Nasution melalui akunnya di Instagram sehari sebelumnya, pada Jumat (1/7/2022).

Ia pun menyindir upaya yang dilakukan Hotman Paris untuk menyelesaikan masalah ini.

"Kau Hotman tidak bisa mengobati perasaan luka umat dengan datang ke pengurus MUI, tidak bisa dengan pasang foto lagi di pesantren. Dan tidak bisa juga dengan pasang foto berpeci seolah seorang muslim dan atau nasionalis sejati," tutur Razman Nasution.

Dia meminta pertanggungjawaban Hotman Paris sebagai salah seorang pemegang saham Holywings. "Kau Hotman harus bertanggung jawab dengan keresahan negeri ini," ucap Razman Nasution

 

Perang Hukum

Razman Nasution mengungkapkan berani hadapi Hotman Paris dalam perang hukum. Razman mengatakan pakai ilmu kontra intelijen untuk lawan Hotman Paris.

Razman Nasution menyoroti kelakuan Hotman Paris yang selalu pamer paling kaya. Dia mencermati Hotman Paris pakai teori 3A dalam mengawal kasus. Razman Nasution nggak mau kalah, dia juga pakai teori intelijen.

Razman Nasution mengungkapkan sudah mengukur segala kekuatan untuk menghadapi Hotman Paris. Salah satu yang ia soroti, Hotman Paris adalah orang suka pamer sebagai pengacara si paling pinter.

“Hotman sudah salah dia, saya sudah siaga dengan siapa bermain. Cuma dia selalu bilang legal mind, 36 tahun jadi pengacara internasional, kaya raya, maha pinter, legal mind,” jelasnya sepertu dikutip dari YouTube Macan Idealis, Sabtu (2/7/2022).

Razman menyatakan tak mau kalah, dia punya policial mind yang tak dipunyai oleh Hotman Paris. “Di luar itu, saya punya sosiologis mind, psikologis mind. Dia nggak punya, dia andalkan harta dan otaknya katanya pengacara internasional,” ujar Razman Nasution.

Selanjutnya, Razman Nasution mengulas pula soal teori Hotman Paris dalam kawal kasus hukum pakai teori 3A yaitu analisa, amati dan action.

Razman Nasution juga membeberkan punya teori juga soal mengawal kasus hukum lawan Hormat. “Kalau saya nggak, saya teori kontra intelijen. Percuma dong saya berteman dengan pak Budi Gunawan, Kepala BIN. Saya berteman dengan Bang Yos, mantan Kepala BIN. Bang Yos sebelum Kepala BIN, sebelum jadi Pangdam Jaya, dia itu tugasnya di intelijen terus,” ungkapnya.

 

Desakan Razman Arif

Saat ini, polisi didesak untuk periksa Hotman Paris terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Holywings Indonesia.  Hotman Paris sebagai salah satu pemilik Holywings diduga mengetahui promo miras gratis untuk bernama Muhammad dan Maria. Hal ini disampaikan Pengacara Razman Arif Nasution. 

Razman Arif mendesak pihak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan kepada Hotman Paris. Sebab, kata dia, pengacara 62 tahun itu paling sering mempromosikan Holywings.

"Orang yang selama ini berkoar-koar mempromosikan Holywings dan bahkan memakai baju Holywings hampir setiap hari itu saudara Hotman Paris," kata Razman Nasution melalui video singkat yang diunggah di akun pribadinya di Instagram.

Tidak hanya promosi, pria berbadan gempal itu mengatakan bahwa Hotman Paris mengakui sebagai salah satu pemilik di Holywings. Karena itu, dia menduga Hotman Paris tahu mengenai promo miras untuk nama Muhammad dan Maria yang dibuat Holywings.

 

Hotman Bilang Kebablasan

Pengacara Hotman Paris juga buka suara soal enam pegawai Holywings yang ditahan Polres Metro Jakarta Selatan atas kasus penistaan agama. 

Hotman selaku pemilik saham Holywings meminta maaf. Bahkan, ia mengatakan promosi gratis minuman alkohol bagi pemilik nama Muhammad dan Maria telah kebablasan.

Saya secara pribadi dan mewakilkan Holywings meminta maaf sebesar-besarnya. Ini staf yang menjadi oknum tidak memperhatikan sensitivitas, tidak peka dia dan dia salah. Silakan hukum yang bicara, saya tidak akan melakukan pembelaan," kata Hotman dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/6).

Lebih lanjut, Hotman mengatakan jajaran staf yang memunculkan promo ini tidak peka dalam persoalan kehidupan beragama. "Dia (para staff) tidak menyadari bahwa ini masalah sensitif," kata Hotman Paris.

Hotman pun mengaku telah memanggil para staff untuk dimintai keterangan. 

Berdasarkan keterangan, kata Hotman, mereka tidak bermaksud untuk melakukan penistaan agama. Hotman mengatakan promosi tersebut murni ditujukan kepada pelanggan Holywings. 

Dia mengatakan pada dasarnya tiap pekan Holywings, terutama outlet-outlet kecil, kerap mengeluarkan promo terhadap nama pelanggan yang ada di database-nya. Perusahaan akan memilih dua nama secara acak setiap pekannya untuk mendapat botol minuman gratis. n jk/erc/rm