Pengelola dan Pedagang Harus Ciptakan Iklim Kerjasama yang Baik

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti berbincang dengan salah satu pedagang di Pasar Turi

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dengan diresmikannya Pasar Turi Baru ini, Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Reni Astuti yakin sekaligus menjadi angin segar bagi berbagai pihak. Menurutnya, Pasar Turi Baru harus bisa bangkit untuk kembali menjadi ikon Surabaya. Kuncinya, pengelolaan dan hubungan investor serta pedagang yang baik.

Reni mengatakan jika mampu dikelola dengan baik, maka akan memberikan dampak signifikan untuk Surabaya. Terlebih, potensi ekonomi yang dimiliki Pasar Turi juga tak bisa disepelekan. 

"Lancarnya kelangsungan Pasar Turi akan berdampak pada ekonomi Surabaya, ketersediaan lapangan pekerjaan, dan bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ungkap Reni Astuti, Selasa (22/3).

Reni berharap, pedagang dan pengelola bisa senantiasa menciptakan iklim kerjasama yang baik. Jika ada masalah, harus diselesaikan dengan duduk bersama. Pemkot dan dewan akan senantiasa hadir sebagai fasilitator. 

Menurutnya, semua keputusan harus bermuara untuk kepentingan bersama. Jangan sampai ada yang diberatkan. Jika pengelola dan pedagang harmonis, maka akan berdampak bagus untuk kelangsungan Pasar Turi. 

"Jika pengelola tak ada beban, maka bisa merawat gedung dan fasilitasnya dengan maksimal. Begitu juga dengan pedagang, jika mereka nyaman maka bisa melayani pembeli dengan baik. Nah, pembeli juga akan merasa enjoy saat berbelanja disini," ujarnya.

Reni juga meyakini, sinergi yang baik juga akan memberikan kesan positif pada warga. Ia mengimbau seluruh pihak, terutama investor dan pedagang, untuk membangun kepercayaan ke publik bahwa Pasar Turi bisa berdiri kembali dan akan jaya seperti dulu. Tak lupa, Reni mengajak warga untuk datang ke Pasar Turi dan menikmati fasilitas disana. Alq