Penggali Kubur Bunuh Diri Tenggak Racun

Petugas mengevakuasi jenazah korban.

SURABAYAPAGI.COM, Ngawi - Lani (50) warga Desa Klitik Kecamatan Geneng ditemukan tewas di kawasan perkebunan jati diduga meminum racun obat pembasmi rumput.

Korban yang berprofesi sebagai penggali kubur itu diduga bunuh diri usai membacok Darmati (51) hingga ibu jari tangan kanan korban putus.

Dari penyelidikan polisi dan keterangan saksi, peristiwa bermula saat pelaku dan korban ngobrol di jalan masuk dusun. Mereka kemudian terlihat cekcok dan pelaku pulang rumah untuk mengambil parang.

"Pelaku berusaha membacok korban beberapa kali. Korban menangkis dengan kedua tangannya," terang Kapolsek Geneng AKP Danang Prasmoko, Senin (7/6/2021).

Warga yang mengetahui peristiwa itu kemudian berusaha melerai. Lani kemudian melarikan diri mengendarai sepeda motor. Sementara korban yang keduanya tangannya terluka dilarikan ke Rumah Sakit Widodo.

Polisi yang mendapat laporan kemudian mengejar pelaku. Saat mengejar itu, polisi mendapat laporan dari warga jika menemukan seorang pria tewas di perkebunan jati di tengah sawah masuk Dusun Gunting. Saat dicek di lokasi, ciri-ciri fisik pria itu mirip dengan pelaku pembacokan yang dicari.

Polisi menduga Lani tewas murni bunuh diri karena dari hasil visum tidak ditemukan tanda penganiayaan. Indikasi itu diperkuat dengan kondisi tubuh yang sudah kaku.

Selain itu, dari mulut Lani mengeluarkan busa dan terdapat muntahan. Diduga Lani nekat bunuh diri karena ketakutan setelah membacok Darmiati.