Peninjauan Kick Off Vaksinasi COVID-19 Anak Usia 6-11 Tahun di Surabaya

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa serta Walikota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri Kick Off vaksinasi dosis pertama anak Sekolah Dasar usia 6-11 tahun  di SDN Kaliasin 1 Surabaya pada Rabu  (15/12).  SP/HUMAS PEMKOT SURABAYA

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Pemerintahan Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Kick Off vaksinasi dosis pertama anak Sekolah Dasar usia 6-11 tahun  di SDN Kaliasin 1 Surabaya pada Rabu  (15/12).  Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa serta Walikota Surabaya Eri Cahyadi.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah menyampaikan terimakasihnya kepada Walikota Surabaya Eri Cahyadi atas gerak cepatnya bersama Kepala Sekolah se-Surabaya.

“Hari ini kita melaksanakan kick off vaksinasi anak-anak usia 6-11 tahun total peserta se-Jawa Timur ada 27.342 peserta, dari jumlah tersebut sekitar 25.000 diantaranya berasal dari Surabaya. Kami mengucapkan terima kasih kepada pak wali kota beserta tim, dan para kepala sekolah SD di surabaya juga melakukan gerak cepat. Saya rasa ini juga menjadi lokomotif bagi percepatan vaksinasi untuk anak umur 6-11 tahun” ujar Gubernur Khofifah, Rabu  (15/12).

Sementra itu, Walikota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, seluruh siswa Sekolah Dasar yang mengikuti vaksin lagi ini, telah mendapatkan izin dari orang tua masing-masing.

“Jadi peserta vaksin pagi ini wajib memenuhi berberapa syarat, satu yaitu mendapat izin vaksin dari wali murid , yang kedua kita juga lihat sudah pernah vaksin apa dalam waktu dekat ini, harus ada jeda waktu jadi tidak boleh kemarin habis vaksin DBD sekarang vaksin lagi” jelas Walikota Eri.

Walikota Eri menambahkan, rencananya vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Surabaya akan dilakukan dalam 10 hari. Percepatan vaksin ini bertujuan agar pelaksanaan sekolah tatap muka juga lebih cepat bisa dilaksanakan, nantinya pelajar yang mengikuti sekolah tatap muka adalah pelajar-pelajar yang telah di vaksin.

“Jadi Insyaallah kami akan menyelesaikan secepatnya 10 hari kedepan, ini semua kami lakukan untuk tatap muka yang lebih nyaman dan aman.” Imbuhnya.

Sementara itu, salah wali murid SDN Kaliasin menyampaikan, tidak merasa khawatir lagi jika anaknya sekolah tatap muka, karena sudah di vaksin jadi memiliki antibody.

“Vaksin untuk usia 6-11 tahun itu membuat saya lebih tenang untuk sekolah tatap muka. Karena itu yang sudah kita harapkan bisa sekolah lagi. Jadi paling tidak dengan vaksin ini anak saya sudah ada tameng untuk menjaga dia dari covid 19.” Tutur Ibu Happy, Wali Murid SDN Kaliasin 1.sb3/na