Penumpang Kapal di Tanjung Perak Mulai Meningkat

Caption: Petugas saat melakukan pemeriksaan tiket penumpang/ foto: Sem

SURABAYAPAGI, Surabaya - Aktivitas penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak memasuki bulan ke-2 di tahun 2021 mulai mengalami peningkatan.

 Dari pantauan Surabaya Pagi di terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), terlihat beberapa penumpang tengah memvalidasi berkasnya di tempat validasi rapid test.

 Di bagian keberangkatan penumpang, nampak penumpang yang tengah memeriksa tiket kapal mereka.

 Anam, salah satu petugas pemeriksaan tiket mengaku, sejak awal Februari terjadi kenaikan penumpang kapal dengan tujuan Makasar dan Papua.

 "Manifest penumpang untuk kapal pelni sekarang sudah 300 sampai 350 orang. Sebelumnya itu 100 kadang 150," kata Anam kepada Surabaya Pagi, Senin (15/02/2021).

 Sementara itu, petugas operasional Pelni Pranowo, saat dikonfirmasi membenarkan ada kenaikan penumpang. 

 "Alhamdulillah, secara perlahan sudah mulai meningkat," kata Pranowo

 Kendati ada peningkatan, Pranowo mengaku secara persentase masih jauh dari jumlah penumpang sebelum pandemi terjadi.

 Bila kondisi normal, kapal Pelni dapat memberangkatkan 1.500 hingga 2.000 penumpang. Namun untuk saat ini jumlah tersebut masih sangat mustahil dicapai.

 "Kan kita harus patuhi prokes (protokol kesehatan, red) jadi penumpang kita batasi. Ya target kita kedepan minim 500 penumpang," ucapnya

 Secara terpisah, pihak Pelindo III selaku penanggung jawab operasional terminal GSN pun angkat bicara. Menurut Deputi Manajer Umum dan Humas Pelindo III Regional Jawa Timur, Rendy Fendy, selain kuantitas penumpang hal lain yang menjadi perhatian Pelindo III adalah pengawasan prokes.

 "Kami terus meningkatkan penerapan protokol kesehatan, sehingga penumpang merasa nyaman bepergian sesuai dengan penerapan protokol kesehatan," kata Rendy saat ditemui di ruangannya.

 Hal tersebut lanjutnya, sesuai dengan Surat Edaran (SE) nomor 21 Tahun 2020 tentang tentang pembatasan sosial berskala besar dalam rangka percepatan penanganan coronavirus disease 2019 (COVID-19).

 Kerjasama dengan pihak operator kapal pun juga terus digalakan. Kerjasama ini berupa persiapan fasilitas dan SDM dalam rangka penerapan protokol kesehatan.

 "Dari operator, (mereka) melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen perjalanan, dari pihak terminal menyiapkan fasilitas pendukung penerapan protokol kesehatan," akunya

 Guna mempermudah penumpang dalam memenuhi administrasi keberangkatan, pihak Pelindo III telah bekerjasama dengan Rumah Sakit Primasatya Husada Citra (RS PHC) Surabaya untuk tes rapid antigen.

 "Untuk test antigent sudah ada kesepakatan sama PHC cuma belum ditindaklanjuti," katanya

 "Untuk penumpang yg sudah membawa tiket kapal, atau membawa notes rekomendasi dari perusahaan pelayaran bahwa dia mau beli tiket kapal bisa ke PHC dengan biaya antigen 165 ribu. Kalau untuk umum 250 ribu," tambahnya.sem