Penyelundupan Sabu ke Rutan Gresik Digagalkan Petugas

Petugas Rutan Lapas Cerme beserta Anggota Reskrim Polsek Cerme saat mengamankan pelaku beserta barang bukti ikan yang membawa sabu ke dalam Rutan.

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Banjarsari, Cerme, Gresik, berhasil digagalkan, Sabtu (28/8/2021).

Petugas Rutan Klas IIB Gresik berhasil menggagalkan upaya penyelundupan dua paket diduga narkotika jenis sabu yang dikemas dalam kepala ikan bandeng.

Kepala Rutan Gresik Aris Sakuriyadi menceritakan bahwa kejadian itu bermula saat seorang pengunjung bernama Husni Abdullah hendak menitipkan makanan kepada warga binaan Suroso.

"Kejadian itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Pengunjung itu akan menitipkan makanan kepada warga binaan kami Suroso yang terjerat kasus narkotika," ujar Aris.

Alumni Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) angkatan ke-34 itu mengungkapkan, petugas rutan mencurigai Husni Abdullah yang terlihat gelisah saat barang bawaannya itu diperiksa.

Kemudian dua petugas pelayanan kunjungan memeriksa satu persatu bagian lauk bandeng itu. Saat dipotong menggunakan pisau dan gunting, ternyata ditemukan barang selundupan diduga narkotika pada bagian kepala ikan.

"Di dalam rongga kepala ikan bandeng itu ditemukan dua paket sabu yang dibungkus plastik dan lakban hitam. Kami langsung berkoordinasi dengan Polsek Cerme untuk tindakan lebih lanjut," ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Cerme, Aipda Mahrizal membenarkan terkait upaya penyelundupan sabu ke dalam Rutan Cerme. “Sementara kami periksa pengunjung hasil razia Rutan Cerme, nanti akan ada pemeriksaan napi yang bersangkutan juga, dan berat sabu juga masih pendalaman,” ungkapnya.

Aris menegaskan bahwa selama ini pihaknya memang memperketat pengawasan serta layanan penitipan barang dari keluarga warga binaan. Hal itu sebagai wujud deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta mewujudkan satker yang dipimpinnya bebas dari narkotika.

"Petugas yang dipimpin Kepala KPR langsung melakukan razia dan penggeledahan di kamar hunian B1 bawah dan D4 bawah," tandasnya.