Perketat Patroli Cegah Tawuran

Momen tawuran antar dua kelompok remaja di jalanan yang diabadikan seseorang di Jalan Dupak depan Pusat Grosir Surabaya (PGS), Minggu (22/11/2020) dini hari.SP/tyan

SURABAYAPAGI, Surabaya - Seorang pengguna jalan telah mengabadikan momen tawuran antar dua kelompok remaja di jalanan.

Tawuran itu diketahui terjadi di Jalan Dupak depan Pusat Grosir Surabaya (PGS), Minggu (22/11/2020) dini hari.

Tawuran di Kota Surabaya bukan kali ini saja terjadi, pada tahun 2019 lalu, dua kubu Geng All Star dan KP Jawara di Surabaya juga membuat resah.

Kondisi lalu lintas sepi, membuat kelompok yang tampak didominasi anak-abak muda itu saling terlibat adu teriakan di jalanan.

Bahkan, sebagian diantara mereka membawa senjata tajam jenis celurit, kayu balok dan benda menyerupai pedang. Hal itu nampak dari postingan akun facebook Noto Birowo.

"Kejadian itu tanggal (22/11/2020), sekitar pukul 01.51 WIB, tawuran antar gank di depan PGS Surabaya. Ada yang bawa sajam berupa celurit," jelas akun facebook Noto Birowo.

Terkait hal tersebut Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, AKBP Herman Priyanto mengatakan, Petugas secara berkala sudah melakukan patroli di beberapa ruas jalan kota Surabaya yang dianggap rawan aksi tawuran.

Petugas sudah melaksanakan langkah-langkah antisipasi, khususnya Sabhara ada patroli mandiri gabungan Raimas, Patmor dan tim Respati untuk antisipasi tempat-tempat rawan terjadi nya tawuran.

"Patroli khususnya pada jam-jam rawan, biasanya terjadi pada jam-jam kecil di jam 1 dini hari ke atas," sebut Herman, Rabu (25/11/2020).

Herman juga mengimbau kepada masyarakat agar berperan aktif membantu Polri dalam mewujudkan kamtibmas di wilayah Surabaya.

Masyarakat diminta tak sungkan untuk melaporkan kejadian yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas termasuk tawuran ke polisi terdekat.

"Jika ada kelompok remaja atau geng yang dirasa meresahkan segera lapor ke Polsek, Polres, Babinkamtibas, atau langsung ke comand center 110 untuk segera ditindak lanjuti," tutupnya. tyn