Pernah di PHK, Kini Rangga Sukses Berbisnis Kuliner Pecel Lele

Rangga Umara merupakan pemilik rumah makan Pecel Lele Lela. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Rangga Umara merupakan pemilik rumah makan Pecel Lele Lela yang digandrungi banyak konsumen. Rangga melakukan inovasi menu lele menjadi tiga sajian menu utama di RM. Pecel Lele Lela, yakni lele goreng tepung, lele filet kremes, dan lele saus padang.

Tak dinyana, menu-menu itu mengundang banyak minat konsumen. Rumah makannya di Pondok Kelapa lantas didatangi banyak orang setiap harinya.

Namun, sebelum menjadi juragan seperti sekarang, Rangga bekerja menjadi manajer dalam sebuah perusahaan swasta. Namun, saat itu ia mengetahui tempat kerjanya bekerja secara tidak sehat. Waktu berjalan terus, membuat ia dan teman-temannya yang bekerja di perusahaan itu tinggal menunggu giliran untuk di-PHK.

Hal itu benar-benar terjadi. Perusahaan tempat Rangga bekerja kemudian melakukan PHK secara sepihak. Meresponnya, Rangga mencari cara untuk dapat kembali melanjutkan hidupnya. Ia, dilatarbelakangi PHK itu, bertekad tak mau lagi jadi karyawan.

Namun, berkat perjuangannya yang tak kenal lelah, dengan menggandeng temannya Bambang sebagai general manager, Rangga akhirnya bisa melewati masa-masa sulit itu lewat berbisnis rumah makan Lele Lela. Sementara di saat yang sama, usahanya semakin berkembang pesat.

Pada tahun 2009, mengetahui usahanya telah berkembang cukup jauh dari saat pertama kali didirikan, Rangga mulai mewaralabakan Pecel Lele Lela miliknya. Langkah itu membuat usahanya berkembang pesat ke berbagai daerah, mulai dari Bandung, Yogyakarta, hingga Medan.

Berbekal kualitas rasa dan layanan dari usahanya, Rangga berhasil mendapat bayaran atas perjuangannya. RM. Pecel Lele Lela tumbuh menjadi sebuah rantai waralaba yang menghasilkan banyak sekali uang.

Konsumen pecel lele Rangga pun tak main-main. Bahkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pernah menjadikan Lele Lela sebagai menu buka puasa di Istana Negara, dengan tamu para menteri dan duta dari negara-negara tetangga di acara itu.

Saat ini, lewat usahanya, Rangga mendapatkan permintaan waralaba dari orang Indonesia yang tinggal di Jeddah, Penang, Kuala Lumpur, dan Singapura. Melalui bisnis yang sayapnya berhasil melebar ke mana-mana itu, Rangga berhasil mendapatkan omzet lebih dari Rp. 2 miliar per bulan.

Kini, ia bukanlah pemilik warung pecel lele dengan harga sewa tempat usaha Rp. 2 juta per bulan lagi. Lebih jauh, perjuangan hidupnya telah membayarnya berkali-kali lipat. Dsy10