PG Pesantren Baru Kediri Pastikan Air yang Mengeluarkan Asap Bukan Limbah

Lokasi penampungan air pendingin condensor milik pabrik

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Beberapa waktu lalu Kota Kediri diguyur hujan deras, akibatnya saluran air milik pabrik meluap. Luapan tersebut masuk kedalam saluran pembuangan air pendingin mesin pabrik hingga meluber ke jalan raya dan menimbulkan asap. 

Kejadian tersebut sempat membuat geger warga sekitar. Pasalnya, munculnya asap itu diduga akibat limbah milik pabrik yang bercampur dengan air hujan. Pihak manajemen PG Pesantren Baru Kota Kediri langsung mengambil tindakan agar tidak mengganggu warga serta tidak timbul kesalahpahaman. 

Asisten Manajer Lingkungan PG Pesantren Baru, Mursid Asman mengatakan, pihaknya melakukan tiga langkah untuk mengantisipasi hal itu. "Tindak lanjut dari PG. Pesantren Baru yaitu meningkatkan monitoring level air jatuhan, penyiapan pompa untuk pengurasan saluran air hujan dan pembuatan tanggul ketika emergency kembali terjadi," ucapnya, Senin (13/10/2021) sore. 

Mursid menjelaskan, munculnya kabut atau asap beberapa waktu lalu terjadi karena bercampurnya air hujan yang meluap dan memasuki saluran air jatuhan (pendingin condensor) milik pabrik. 

"Setelah beberapa lama bercampur, saluran air jatuhan tersebut tidak lagi mampu menampung sehingga meluber ke area got/selokan depan pabrik dan sebagian jalanan. Air tersebut termasuk air non polutan, tetapi memiliki temperature sekitar 40°C sampai 42° C atau sekitar 38° C setelah tercampur air hujan. Sehingga terjadi kabut asap timbul yang disebabkan perbedaan suhu air tersebut dengan suhu lingkungan sekitar 29° C sehingga terjadi proses evaporasi," jelasnya. 

Lanjut Mursid, munculnya kabut asap tersebut dipastikan bukan limbah B3 atau nonton B3 milik pabrik. Bahkan juga tidak mengandung bahan kimia. "Kemarin sempat beredar bau zat amoniak, saya pastikan itu tidak benar karena PG Pesantren Baru tidak menggunakan bahan bantu proses amoniak ataupun memproduksi amoniak," tandasnya. 

Sebelumnya, Minggu (12/10/2021) malam terjadi hujan deras di sekitar wilayah Kota Kediri. Akibatnya sekitar Jalan Mauni yang berada di timur PG Pesantren Baru mengalami banjir. Luapan air yang berasal dari pabrik tersebut diketahui mengeluarkan asap sehingga sempat mengganggu pandangan warga yang sedang melintas. Can