Piala Dunia U-17 Membawa Berkah: Penjualan Merchandise UMKM Surabaya Tembus 16 Ribu

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 26 Nov 2023 19:11 WIB

Piala Dunia U-17 Membawa Berkah: Penjualan Merchandise UMKM Surabaya Tembus 16 Ribu

i

Penjualan merchandise dipasarkan di Surabaya Kriya Galeri (SKG). SP/Doc. Informasi Center FIFA World Cup U-17 Indonesia di Surabaya

 

SURABAYAPAGI, Surabaya - Merchandise atau souvenir yang diproduksi oleh pelaku UMKM Surabaya laku keras selama berlangsungnya Piala Dunia U-17 di Kota Pahlawan. Bahkan lebih dari 16 ribu merchandise berhasil terjual. Tentunya hal ini membawah berkah tersendiri bagi perkembangan ekonomi UMKM Surabaya.

Baca Juga: Roti 7 Lapis DPKP Surabaya Jadi Percontohan Nasional

Pemkot Surabaya memang bekerja sama dengan UMKM untuk membuat merchandise dengan logo komposit. Total ada 20 ribu yang telah diproduksi.

"Kami bekerja sama dengan UMKM di Surabaya. Kami menarget bisa terjual sebanyak 20 ribu merchandise. Untuk saat ini, sekitar 85 persen yang terjual, atau sekitar 16 ribu," kata Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, berdasarkan keterangan yang diterima Surabaya Pagi, Minggu (25/11/2023).

"Tapi, kami optimistis penjualan terus meningkat. Sebab, sampai saat ini masih banyak permintaan. Apalagi Piala Dunia U-17 juga masih berlangsung, meski di Surabaya sendiri sudah berakhir," imbuh orang nomor wahid di Surabaya itu.

Salah satu UMKM yang ditunjuk jadi produsen oleh Pemkot Surabaya adalah Indogift. Indogift sendiri merupakan UMKM produsen merchandise Surabaya yang dimiliki oleh pasangan suami istri, Andreas Hindarto dan Livia Astria.

Mereka membuat berbagai bentuk merchandise dengan menggunakan komposit dari Surabaya di Piala Dunia U-17, yakni Sulo dan Bolo. Logonya berbeda dari maskot resmi, Badak Cula Cahaya alias Bacuya.

Ada empat jenis merchandise yang diproduksi oleh Indogift, di antaranya adalah gantungan kunci, magnet kulkas, standing acrylic, dan kaos. Semuanya menggunakan desain logo komposit buatan Pemkot Surabaya.

Baca Juga: Bocah Cerebral Palsy Ditelantarkan Orang Tua, Dinsos Jatim Turun Tangan

Livia bersyukur produknya bisa dipercaya untuk ikut meramaikan Piala Dunia U-17 2023. Sebab, ini momentum penting untuk menggerakkan perekonomian UMKM di Surabaya juga.

Indogift hanyalah satu dari beberapa UMKM yang ditunjuk untuk memproduksi merchandise Piala Dunia U-17. Mereka sebelumnya lolos kurasi dari Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya.

IMG-20231125-WA0056IMG-20231125-WA0056

Bertempat di kantor yang berada di Jalan Kartini, Surabaya, Indogift, memproduksi sekitar 3.000 pcs. Andreas dan Livia terus memproduksi souvenir khas Piala Dunia U-17 2023.

Baca Juga: Warga Dukuh Kupang Digegerkan Penemuan Jenazah Bayi Perempuan Terbungkus Kresek Hitam

Selain itu, ada juga desain negara-negara peserta Piala Dunia U-17 2023 untuk gantungan kunci. Souvenir yang diproduksi ini menambah daya tarik Piala Dunia U-17, terutama bagi para peserta dari negara lain. Penjualan merchandise ini dipasarkan di Surabaya Kriya Galeri (SKG).

Piala Dunia U-17 telah membuat banyak masyarakat datang ke Surabaya. Dari situ, sektor ekonomi bisa bergerak lebih besar. Mulai dari hotel, tempat wisata, hingga penggunaan transportasi jadi lebih meningkat.

"Dari sisi ekonomi, pertandingan besar ini mempengaruhi sekitarnya. Piala Dunia U-17 ini juga memunculkan tempat latihan yang luar biasa. Kami membangun lapangan latihan di area GBT," ungkap Eri.

"Kami berkolaborasi hingga akhirnya pelaksanaan Piala Dunia U-17 ini berjalan lancar dan luar biasa. Semoga ini bisa memberikan semangat kepada Timnas Indonesia yang selanjutnya bisa bertanding di GBT lagi," tandasnya. *** Ain

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU