Pilkades Serentak Bakal Digelar, para Cakades Sudah Tebar Pesona

Mantan Kepala Desa Incumbent Kalikatak, Sakrani dalam Bursa Pilkades Serentak 2021 dalam urutan ke 3. SP/Istimewa

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pemilihan kepala Desa (Pilkades) serentak bakal digelar di Kabupaten Sumenep, pada Kamis 25 November 2021 nanti. 

Sejumlah relawan dan simpatisan masyarakat pendukung mulai angkat bicara mengenai kandidat yang bakal diperjuangkan untuk menjadi pemerintah di desa.

Kepada Surabaya Pagi,  Nur Maiya Said dari Kepulauan Kangean Kecamatan Arjasa Kab. Sumenep, mengaku perhelatan pemilihan desa di kepulauan sudah mulai digelar, para kandidat yang terpilih sebagai calon sudah mulai menebar simpati masyarakat.

Menurut Nur sapaan akrabnya, sebanyak lima kandidat calon kepala Desa di kepulauan Kangean tepatnya di Desa Kalikatak Kecamatan Arjasa Kab. Sumenep, sudah mulai tebar pesona.

 "Kelima kandidat calon kepala Desa di Kalikatak, sudah mulai mempersiapkan mentalnya untuk duduk di panggung demokrasi pada Kamis 25 November 2021 mendatang" ungkapnya Kamis (11/11).

Kata Nur, kelima kandidat tersebut diantaranya, Mustari dengan nomor urut 1 dan Mur'am nomor urut 02 dan Sakrani nomor urut 3 Matsaleh nomor urut 04 dan Arifin nomor  urut 05.

Sementara Nomor urut 03 atas nama Sakrani merupakan incumbent kepala desa terpilih pada masa periode sebelumnya, dan kini mengikuti ajang kembali di bursa Pilkades 2021

Dikatakan Nur, kelima kandidat calon kepala desa tersebut bakal dipilih oleh kurang lebih 5000 suara dari 9 dusun di Desa Kalikatak kecamatan Arjasa Kab. Sumenep

"Semoga tidak ada level PPKM  lagi sehingga pagelaran Pilkades itu berlangsung dengan lancar, sebab jika selalu ditunda akan menghambat kepada jalannya kelancaran roda pemerintahan di desa," pungkasnya.

Sementara Sakrani Kepala Desa Kalikatak incumbent, mengaku optimis dalam pencalonan kepala desa di tahun 2021. Sebab menurutnya sudah berpengalaman dan setidaknya sudah diketahui oleh masyarakat di Desa Kalikatak.

"Insya Allah, Doanya Mas, kita hanya menjalankan ikhtiar memperbaiki desa, untuk pilihan Kepala Desa semuanya tergantung masyarakat, sebab, masyarakat sudah bisa menilai yang terbaik untuk desanya," katanya.

Selain itu kata dia, siapapun yang terpilih kepala desa, berarti yang terbaik bagi masyarakat,  semoga mampu mengemban amanah itu.

"Siapapun yang terpilih nantinya, semoga amanah menjalankan roda pemerintahan desa, dan yang terbaik pasti pilihan masyarakat dan pro rakyat," pungkasnya. Ar