PNS Lapas Tuban Tewas Gantung Diri

Petugas saat mendatangi lokasi kejadian.

SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Penemuan sesosok warga yang tewas gantung diri membuat warga Desa Bejagung kecamatan Semanding kabupaten Tuban geger. Korban yang diketahui seorang pegawai negeri sipil (PNS) berinisial HW (46) ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar rumahnya pada Minggu (5/9) malam.

Pada saat kejadian, korban sedang berada di rumah sendirian lantaran ia telah mengantarkan istrinya untuk berkunjung ke rumah orang tuanya di Bojonegoro.

Dari informasi yang didapat, kejadian gantung diri yang dilakukan oleh HW itu terungkap setelah korban beberapa kali dihubungi oleh istrinya namun tidak merespon. Yang mana HW pada Hari Sabtu lalu telah mengantarkan istrinya untuk berkunjung ke rumah orang tuanya yang ada di Kecamatan Sumberejo, Bojonegoro.

“Setelah mengantarkan istrinya yang bersangkutan berpamitan akan ke rumah temannya. Namun, karena tidak kunjung pulang, istri korban berusaha untuk menghubungi korban dengan cara di telepon tetapi tidak direspon,” terang IPTU Carito, Kapolsek Semanding, Polres Tuban saat dikonfirmasi kejadian itu, Senin (6/9).

Karena sudah beberapa jam tidak kunjung mendapatkan kabar dari HW, istri dari PNS yang berdinas di Lapas Tuban itu kemudian menghubungi suadaranya yang ada di Tuban. Sehingga pada Hari Minggu kemarin keluarga dari korban gantung diri itu mendatangi rumah korban untuk melakukan pengecekan.

“Saat berada di rumah korban saksi melihat dari jendela, saat itu korban sudah gantung diri dengan menggunakan tali tampar plastik warna putih. Yang mana tali itu diikatkan di kusen pintu kamar tidur,” tambahnya.

Sementara itu, mengetahui bahwa HW sudah dalam posisi menggantung di pintu kamar tidurnya itu saksi langsung meminta tolong dan memberitahukan kejadian kepada sejumlah warga sekitar yang merupakan tetangga korban. Selanjutnya warga melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian Polsek Semanding, Polres Tuban.

“Kita yang mendapatkan laporan langsung datang di lokasi untuk melakukan olah TKP. Adapun untuk kondisi korban ada bekas jeratan tali tampar di leher,  lidah menjulur dan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh  korban. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit Dr Koesma Tuban,” pungkasnya.