Polres Blitar Kota Lakukan Corve dan Trauma Healing Korban Gempa

Kapolres Blitar kota ikut langsung Corve, dan pemberian sembako dan beras. SP/Les

SURABAYAPAGI.com, Blitar- Dampak kerusakan akibat gempa bumi M 5.8 SR di wilayah Blitar sisakan kerusakan bangunan baik berat maupun ringan. Kini pihak- pihak terkait membantu meringankan beban masyarakat.

Seperti yang dilakukan Polres Blitar Kota pada Minggu (22/5) pagi melakukan Corve (Kerja bakti) yang dipimpin langsung Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan di Desa Kolomayan Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar.

Bersama sama dengan  Anggota Koramil Wonodadi, para  petugas langsung melakukan pendataan, pembersihan dan sekaligus memperbaiki beberapa rumah yang rusak, dimana kerusakan rata-rata pada dinding, atap atap rumah berjatuhan.

"Pagi ini kita lakukan Corve bersama 25 anggota bersama anggota Koramil melakukan pembenahan/ pembersihan puing puing atap sekaligus untuk memberi bantuan kepada saudara kita yang terdampak Gempa." kata AKB Yudhi di sela sela pembenahan rumah warga.

Tampak puluhan anggota Polres Blitar Kota dan TNI, warga masyarakat, perangkat desa  melakukan gotong royong pembenahan rumah rumah warga mulai dari bersihkan puing puing atap, kupasan tembok rumah, sampai perbaiki genteng genteng atap rumah.

"Saya matur suwun di bantu pak Polisi dan pak Koramil (TNI) ndherek (ikut) ringankan beban saya dan tanggi (tetangga), yang kena Gempa." tutur Sumijan (55) warga Dusun Kamongan RT.03/RT.06 Desa Kolomayan.

Turut hadir dalam kegiatan Corve selain Kapolsek Wonodadi AKP Wajyu Satriyo  turut serta Kasubag Ops AKP Nanik Suryana, Kasat Binmas AKP.Sigit Purwanto dan Iptu Murdiyanto Kasat Sabhara.

Selain membantu pembenahan dan bersih bersih puing puing kerusakan rumah warga, beberapa anggota Polwan melakukan terapi Trauma Healing kepada ibu ibu dan anak di balai dusun Kamongan.

Sebelum mengakhiri kegiatan Kapolres Blitar Kota secara simbolis memberi bantuan kepada warga yang terdampak gempa Bumi.

" Semoga kita selalu dilindungi ALLAH, gempa ini merupakan ujian bagi kita, apabila ada gempa, segera keluar dari rumah, atau sembunyi di bawah meja bila tidak sempat keluar rumah untuk menghindari yang tidak kita inginkan, juga untuk  informasi tentang gempa kita ikuti pada pihak yang berwenang (BMKG) hindari berita berita yang tidak bertanggung jawab alias Hoax.

“Juga saya mengajak saudara saudaraku tetap patuhi Protokol kesehatan, karena Corona masih di sekitar kita,” pungkas AKBP Yudhi Hery Setiawan. Les