Home / Opini : ANALISIS BERITA

Posisi Partai Golkar Bahaya

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 25 Jul 2023 20:52 WIB

Posisi Partai Golkar Bahaya

i

Pengamat Politik Universitas Al Azhar Ujang Komarudin

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai, pemanggilan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto oleh Kejagung sebagai saksi di kasus perizinan ekpor CPO atau minyak goreng, bisa berimplikasi serius pada posisinya sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Hal ini bergantung pada peran Airlangga dalam kasus hukum tersebut.

Saya melihat implikasi yang sangat serius kalau Airlangga, terkena kasus hukum di Kejaksaan Agung. Ini akan berimplikasi kemungkinan besar akan ada Munaslub di Golkar.

Baca Juga: Megaproyek Koridor Cincin Nusantara Diklaim Bisa Genjot Perekonomian Nasional RI

Apalagi, pemeriksaan Airlangga ini juga bersamaan dengan dinamika di internal Partai Golkar yang menginginkan adanya Munaslub.

Ini bisa membuat Partai Golkar dalam posisi bahaya.

Ditambah ada pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, yang mengaku siap menjadi Ketua Umum Golkar, menggantikan Airlangga.

Baca Juga: Golkar Kecolongan, JK Pilih AMIN, Ketimbang Prabowo-Gibran

Saya memprediksi isu Munaslub ini juga bisa jadi terkait dengan persoalan Airlangga tersebut.

Kita tahu bahwa di politik, itu orang akan jatuh atau bisa digulingkan ketika dia tersandung kasus hukum.

Baca Juga: Jokowi Ditarik PAN, Ditawari Golkar, Pilih Keluarga

Jadi ini berbarengan, paralel antara persoalan di internal Golkar yang menginginkan Munaslub kader kadernya, lalu di saat yang sama ada persoalan hukum atau pemeriksaan Airlangga sebagai saksi.

Kalau saya pelajari, persoalan ini merugikan Airlangga dan merugikan Partai Golkar. Tetapi itulah dinamika 5 tahunan Partai Golkar setiap akan Pilpres, setiap akan Pemilu selalu terjadi gejolak di internal Golkar. n rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU