Prestasi dan Inovasi Gemilang: LPPM Beri Penghargaan UNESA Village Award 2023 untuk Desa Cerdas Indonesia

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 01 Des 2023 18:17 WIB

Prestasi dan Inovasi Gemilang: LPPM Beri Penghargaan UNESA Village Award 2023 untuk Desa Cerdas Indonesia

i

Unesa memberikan penghargaan kepada desa yang berhasil lolos dari Lomba Desa Cerdas Nasional. SP/Doc. Unesa

Baca Juga: Keresahan atas Pelaksanaan Pilpres 2024, Dirasakan juga oleh Puluhan Dosen Unair dan Unesa

 
SURABAYAPAGI, Surabaya - Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), memberikan penghargaan UNESA Village Award 2023 untuk desa cerdas secara nasional.
 
Acara penghargaan itu, berlandasan dari Lomba Desa Cerdas Nasional yang diikuti desa berbagai daerah seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT), Abdul Halim Iskandar. 
 
Pada kesempatan itu, Halim itu menyampaikan bahwa UNESA Village Award bisa berdampak langsung pada pembangunan daerah dan pengembangan kualitas hidup masyarakat pedesaan. 
 
Serta sebagai strategi pembangunan nasional membangun desa yang berkualitas dunia. Selanjutnya, peran desa cerdas ini juga bisa mendorong percepatan pembangunan dari 40 tahun menjadi 10 tahun.
 
"Kalau manual butuh waktu 40 tahun untuk perkembangan desa. Dengan digital kita hanya butuh 10 tahun. Kita hemat 30 tahun atau 1 generasi. Itulah, di Kementerian Desa terus digalakkan desa cerdas, desa digital," kata Halim, berdasarkan keterangan yang diterima Surabaya Pagi, Jumat, (1/12/2023).
 
"Bahkan kita juga melakukan pelatihan terhadap duta digital dan kader digital desa," imbuhnya.
 
Sementara itu, Kepala LPPM UNESA, Muhammad Turhan Yani, menjelaskan  Lomba Desa Cerdas Nasional yang diikuti desa berbagai daerah seluruh Indonesia ini menggunakan enam indikator penilaian yang terdiri dari masyarakat cerdas, ekonomi cerdas, tata kelola cerdas, lingkungan cerdas, kehidupan cerdas dan mobilitas cerdas.
 
"Program perdana ini kami luncurkan sejak Oktober 2023, pendaftaran, penilaian dan pengumuman. Dari keseluruhan peserta diambil 10 terbaik untuk melakukan pemaparan tadi pagi dan sekarang pengumuman. Mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi kita semuanya dan bagi bangsa Indonesia," papar Turhan.
 
Sedangkan, Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Inovasi, Publikasi, dan Pemeringkatan Universitas, Junaidi Budi Prihanto, menuturkan, kalau kegiatan ini merupakan wujud komitmen dan keberhasilan Kemendes PDTT bersama UNESA dalam mendorong inovasi desa cerdas yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
 
Junaidi juga menyebut kalau UNESA Village Award merupakan wujud nyata dari upaya UNESA untuk mendukung serta memperluas pengaruh inovasi cerdas di desa-desa. 
 
"Kegiatan ini bukan tentang penghargaan, tetapi membangun jaringan yang kuat antara lembaga pendidikan, pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan," ungkapnya.
 
Sebagai informasi, UNESA Village Award 2023 berhasil didapat desa dengan skor terbaik. Juara 1 diraih Desa Wates, Kabupaten Blitar dengan skor 541.
 
Selanjutnya pada juara 2 didapat Desa Papayan, Tasikmalaya dengan skor 494, dan juara 3 Desa Sendangagung Lamongan dengan skor 426.
 
Adapun desa yang masuk 10 besar yaitu Desa Sendangagung, Lamongan (Jatim), Desa Papayan Tasikmalaya (Jabar), Desa Dieng Kulon, Banjarnegara (Jateng), Desa Wates, Blitar (Jatim), Desa Doudo, Gresik (Jatim), Desa Kertayasa, Kuningan (Jabar), Desa Masaran, Trenggalek (Jatim), Desa Gili Gede Indah, Lombok Barat (NTB), Desa Punggul, Badung (Bali), dan Desa Baturagung, Grobogan (Jateng).Ain/ana

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU