Program MBKM Dipercaya Jawab Tantangan Transformasi Pendidikan

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Sarasehan "MBKM dan Transformasi Pendidikan" yang dilaksanakan PT PGRI Jatim di GOR Hasta Brata PGRI Universitas Adi Buana Surabaya, Minggu (7/11) kemarin. SP/ANT/Biro Adpim Jatim

SURABAYAPAGI,Surabaya – Program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MBKM) dipercaya akan menjawab tantangan transformasi pendidikan. Hal ini disebutkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Sarasehan "MBKM dan Transformasi Pendidikan" yang dilaksanakan PT PGRI Jatim di GOR Hasta Brata PGRI Universitas Adi Buana Surabaya, Minggu (7/11) kemarin.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan transformasi pendidikan ini merupakan momen yang sangat penting untuk berani melakukan perubahan-perubahan. “Nah, MBKM ini salah satu perubahan itu," ujar Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.

Menurut dia, transformasi pendidikan tidak akan menghilangkan peran guru justru akan memacu guru untuk bersama sama menjawab tantangan masa depan.

"Jangan sampai kemudian seakan-akan guru berdalih bahwa yang bisa mengajar anak didik itu justru bukan guru, tapi praktisi," ucap dia.

"Sebenarnya peran guru tetap penting, bahkan kita berharap guru pun diberi peluang untuk meng-upgrade dirinya menjadi praktisi, diberi waktu untuk tidak hanya mengejar target jam mengajar," tambahnya.

Mantan Bupati Trenggalek tersebut juga menekankan kepada seluruh pihak untuk bersama-sama memberdayakan semua guru demi menjawab tantangan masa depan.

"Jangan kita tinggalkan guru yang sudah ada, mari berdayakan mereka untuk bisa menjawab tantangan masa depan," kata Wagub yang juga menjabat Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim tersebut.

Di sinilah, kata Emil, harus ada kemauan semua pihak untuk keluar dari zona nyaman, kemudian melakukan perubahan yang ada masa-masa transisi dan tidak begitu menyenangkan bagi semua pihak.

"Tetapi inilah jalan untuk menjawab tantangan masa depan," kata orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut. Sarasehan itu turut dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah VII Prof. Dr. Ir. Soeprapto, DEA.sb3/na