Puluhan Kendaraan Diputar Balik di Exit Tol Penompo

Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan saat memimpin langsung proses penyekatan di Exit Tol Penompo. SP/Dwy Agus Susanti

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Petugas gabungan melakukan pengendalian pembatasan mobilitas masyarakat di Gerbang Tol Penompo Mojokerto, Senin (5/7) pagi.

Hasilnya, puluhan kendaraan masyarakat yang akan masuk wilayah Mojokerto terpaksa di putar balik karena tidak mengindahkan penerapan PPKM Darurat.

Pantauan Surabaya Pagi di Pos Check Point Pengendalian Mobilitas PPKM Darurat Exit Tol Penompo (Perbatasan Mojokerto - Gresik), petugas gabungan dari Polresta Mojokerto, Kodim 0815 Mojokerto, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Mojokerto mulai mengecek pengendara dari arah Surabaya.

Sejumlah pengendara diberhentikan dan diminta untuk menunjukkan dokumen berkendara sesuai ketentuan PPKM Darurat. Diantaranya, kartu vaksin, surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR berlaku maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen maksimal 1x24 jam dan surat perjalanan dinas dari perusahaan ataupun instansi bersangkutan.

Bagi puluhan pengendara yang tidak dapat menunjukan surat vaksinasi dan swab diminta untuk memutar balik. Selain itu, petugas juga melakukan rapid test terhadap sejumlah sopir angkutan niaga yang kerap keluar masuk Mojokerto.

"Untuk pengendara yang dari Mojokerto juga kita hentikan, untuk ditanyai kartu vaksinnya. Bagi yang belum, langsung kita suruh vaksin dengan menyertakan bukti KTP," ujar Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan usai memimpin langsung proses penyekatan di Exit Tol Penompo.

Mantan Kapolres Pasuruan ini menyebut, pemeriksaan di titik penyekatan dilakukan selama 24 jam. Dan dilakukan di tiga titik, yaitu di Gerbang Exit Tol Penompo, Pos Sekar Putih dan Pos Simongagrok, Dawarblandong perbatasan Mojokerto - Lamongan.

"Hari ini di exit tol penompo ada sekitar 21 kendaraan yang kita putar balik, karena tidak dilengkapi dengan dokumen perjalanan, maupun surat keterangan bebas Covid. Selain itu ada juga puluhan pengendara yang kita rapid dan hasilnya negatif semua," terangnya.

Masih kata Ripto, selain memberi hukuman, pihaknya juga memberi reward bagi pengendara yang patuh aturan dan protokol kesehatan. Petugas memberi hadiah berupa bingkisan parsel cantik berisi snack makanan minuman, vitamin dan minuman untuk meningkatkan antobodi. Dwy