Puluhan Kios di Pasar Bululawang Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Kebakaran hebat melanda pasar Bululawang kabupaten Malang pada Minggu (16/1) dini hari.

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Kebakaran hebat melanda pasar Bululawang, Kabupaten Malang, Minggu (16/1/2021) dini hari. Sedikitnya puluhan kios di pasar tersebut hangus. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian sementara ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Api diketahui pertama kali muncul dari sisi selatan pasar Bululawang pada pukul 02.00 wib. Mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang yang tiba beberapa menit setelah menerima laporan kebakaran, baru bisa menjinakkan kobaran api tiga jam setelah kejadian.

“Kami menerima informasi terjadinya kebakaran sekitar pukul 02.00 wib. Sepuluh menit kemudian kami sudah berada dilokasi kebakaran. Api pertama kali muncul dari kios sisi selatan,” ungkap Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang, Samsul Bachtiar, Minggu (16/1/2021) dini hari.

Samsul mengaku tidak ada kendala selama proses pemadaman dan pembahasan. “Titip api ada di kios sisi selatan. Tidak diketahui kios apa karena sudah terbakar semua,” bebernya.

Ia menambahkan, untuk memadamkan kobaran api, sedikitnya 9 mobil pemadam kebakaran diturunkan dalam peristiwa tersebut. “Ada 6 mobil Damkar dari Kabupaten Malang. Lalu dibantu 2 unit Damkar dari Pemkot Malang dan 1 unit dari PG Krebet Bulawang,” pungkasnya.

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Kabupaten Malang Goly Karyanto mengatakan bahwa berdasarkan data yang diterima sebanyak 51 kios yang terbakar pada Pasar Bululawang tersebut.

"Yang terbakar 51 kios dan berdampak kepada 32 pedagang di Pasar Bululawang. Untuk sementara, kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah," kata Goly.

Goly menjelaskan, berdasarkan informasi sementara yang diterima oleh petugas pemadam kebakaran, kerugian material akibat kebakaran pada satu kios diperkirakan berkisar antara Rp100 juta hingga Rp250 juta.

Namun, kerugian itu masih belum ditambah dengan akibat kerusakan pada bangunan pasar.

Pendataan jumlah kerugian akibat kebakaran Pasar Bululawang tersebut masih akan dilakukan oleh dinas terkait dari Pemerintah Kabupaten Malang.

Dugaan sementara, kebakaran disebabkan adanya hubungan arus pendek. 

Terpisah, Pemkab Malang berencana merelokasi para pedagang yang kiosnya terbakar. Wacana tersebut disampaikan Wabup Malang Didik Gatot Subroto pasca meninjau lokasi kebakaran.

"Agar secara keseluruhan langsung bisa berjalan dengan baik. Terkait relokasi ini harus dikomunikasikan dengan baik melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), lokasinya di mana yang dimungkinkan. Seluruh pedagang jangan sampai kehilangan pembelinya," kata Didik kepada wartawan di Pasar Bululawang, Minggu (16/1/2022).

"Relokasi dalam dua minggu bisa selesai, tepat setelah proses penyidikan dari kepolisian," imbuhnya.