Puluhan Ribu Syekher Mania Selawatan Bareng Sambut Hari Jadi Kota Mojokerto Ke-104

Pemerintah Kota Mojokerto sukses menggelar sholawat akbar bersama habib syekh di Lapangan Surodinawan Kota Mojokerto, Jumat (16/6) malam.

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto sukses menggelar sholawat akbar bersama habib syekh di Lapangan Surodinawan Kota Mojokerto, Kamis (16/6) malam.

Sholawat dalam rangka Hari Jadi Kota Mojokerto ke- 104 tersebut diikuti puluhan ribu umat, baik dari dalam dan luar Kota Mojokerto. Dari pantauan Surabaya Pagi di lokasi, para Syekhermania sebutan fans Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf sudah memadati lokasi sholawatan sejak pukul 17.00 WIB. Warga yang berasal dari luar Kota Mojokerto semisal Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Pasuruan, Rembang dan Cirebon datang secara berombongan dengan menggunakan kendaraan bus, elf dan mobil pribadi.

Meski sempat diguyur hujan namun tak membuat surut animo masyarakat untuk mengikuti acara tersebut hingga tuntas. Terbukti, hingga acara dimulai pukul 20.00 WIB, massa tak malah surut tapi terus bertambah hingga memenuhi seluruh lapangan terbesar di Kota Mojokerto tersebut. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari dalam sambutannya mengatakan bahwa selawatan diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi Kota Mojokerto Ke-104.

"Saya terharu dengan partisipasi masyarakat untuk menghadiri sholawat akbar bersama Habib Syekh. Ini menandakan masih banyak umat yang gemar bersholawat," ujarnya.

Masih kata Ning Ita, selawatan juga dimaksudkan untuk mendoakan kebaikan warga masyarakat Kota Mojokerto dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

"Sholawat ini untuk memohon restu Allah SWT agar selalu diberikan keselamatan, situasi yang aman tentram kondusif dan toleran," pungkasnya.

Habib Syech menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh jajaran yang ikut serta mendampingi dalam bersalawat di atas panggung. Harapannya, apa yang menjadi hajat Walikota Ning Ita serta seluruh warga Kota Mojokerto, dikabulkan oleh Allah SWT dan mengangkat semua wabah dan musibah dari muka bumi, kemudian menggantinya dengan nikmat dan rahmat.

“Untuk Syekher Mania kalian sangat luar biasa karena meski hujan gerimis tapi tetap mau bersabar duduk mendengarkan sholawat. Insya Allah sholawat hari ini diterima Alloh SWT," ungkapnya. Dwi