Ratusan Napi Dapat Remisi Kemerdekaan, Lima Langsung Bebas

Wali Kota Ning Ita dan Kalapas Mojokerto Dedy Cahyadi saat menyerahkan remisi bebas napi asal Kota Mojokerto

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 443 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB mendapatkan remisi kemerdekaan. Bahkan, lima diantaranya mendapat remisi bebas, Rabu (17/8/2022).

Istimewanya, pelepasan napi remisi bebas tersebut dilaksanakan di Kantor Pemerintah Kota Mojokerto usai pelaksanaan upacara HUT RI ke-77.

"Biasanya pelepasan napi bebas dikaksanakan di halaman Lapas. Namun diperayaan 17 Agustus kali ini, kita membagi dua tempat penyerahan remisi bagi napi yang langsung bebas. Yakni di kantor Pemkot dan di Lapas Mojokerto," terang Kalapas Dedy Cahyadi.

Ia merinci, dua narapidana laki-laki diberikan remisi umum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) di halaman Lapas.

Sementara, satu narapidana laki-laki, dan dua narapidana perempuan diserahkan remisi umum langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Forkopimda Pemkot Mojokerto di ruang Sabha Mandala Madya, Pemkot Mojokerto.

"Covid-19 semakin landai, jadi bisa melakukan aktivitas normal. Memang sebelum pandemi, lapas rutan upacara pemberi remisi di halaman kantor. Tapi kali ini, kami selipkan di detik-detik proklamasi bersama kepala daerah," ucapnya saat dikonfirmasi.

Ia menyebut, seharusnya ada 17 narapidana yang langsung menghirup udara bebas. Hanya saja, 12 napi itu masih harus menyelesaikan administrasi dan denda yang belum terselesaikan.

Sementara, 426 narapidana hanya mendapatkan pengurangan hukuman kurungan. Mulai dari satu bulan sampai dua bulan sampai dengan lima bulan ke depannya.

"Pemberian remisi bentuk perhatian negara, bukan hanya Kemenkumham, tapi juga kepala daerah sebagai wakil pemerintah pusat. Napi adalah masyarakat Kota maupun Kabupaten Mojokerto yang harus mendapatkan perhatian ketika bebas nanti," ucapnya.

Nantinya, lanjut Dedy, akan ada sekitar 100 narapidana Lapas Klas IIB lagi yang akan mendapatkan remisi setelah diusulkan ke Kejaksaan.

"Semoga dengan suasana kemerdekaan ini dapat membawa semangat kepada siapa saja yang merayakannya. Selaras dengan tema kernerdekaan tahun ini yaitu "Pulih Lebih Ceoat Dan Bangkit Lebih Kuat"," pungkasnya.

Sementara itu, salah satu penerima remisi bebas di Kantor Pemkot Mojokerto, Siti Maryam yang merupakan warga Kota Mojokerto, merasa senang bisa mendapatkan remisi umum hingga mengurangi masa kurungannya.

"Senang, bisa dapat remisi. Jadi bisa mengurangi masa tahanan, dan bisa bebas akhirnya," ucap wanita yang tersangkut kasus narkotika ini. Dwi