Ratusan Penumpang Padati Pelabuhan Tanjung Perak, Prokes Diperketat

Penumpang kapal laut saat tiba di Pelabuhan Tanjung Perak. SP/ Sem

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jelang libur Lebaran Idul Fitri, ratusan penumpang yang berasal dari luar pulau Jawa hari ini, Senin (3/5/2021) tiba di Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak.

Dari data yang dihimpun Surabaya Pagi di lapangan, kedatangan ratusan penumpang tersebut menggunakan kapal KM Egon dengan rute Waingapu-Surabaya. Kapal ini tiba di Surabaya sekitar pukul 09:30 WIB.

Petugas Operasional pelabuhan Tanjung Perak, Indra Kusuma menyampaikan, total keseluruhan penumpang yang tiba di Surabaya adalah sebanyak 248 penumpang.

"Destinasi terakhir Surabaya. Karena jumlahnya cukup banyak, petugas terus berupaya untuk perketat protokol kesehatan (prokes)," kata Indra Kusuma kepada Surabaya Pagi, Senin (3/5/2021).

Himbauan petugas agar menjaga jarak dan memakai masker terus diumumkan kepada penumpang. Beberapa petugas pun terlihat berpatroli dan meminta agar pemumpang mematuhi prokes yang ada.

"Penumpang dan agen travel, yang berada di depan debarkasi untuk tetap menggunakan masker dan jangan berkelompok," teriak petugas menggunakan pengeras suara. 

Kendati begitu, himbauan dari petugas nampaknya tidak begitu digubris oleh para penumpang. Sehingga sesekali beberapa petugas terdengar menghimbau dengan nada yang sedikit keras.

Soal peningkatan prokes di pelabuhan, sebelumnya Deputi Manager Umum dan Humas Pelindo III Regional Jawa Timur, Rendy Fendy menjelaskan, sejak awal pandemi covid-19, Pelindo III terus berupaya meningkatkan prokes di terminal dan pelabuhan.

"Kalo kami sendiri selaku operator terminal penumpang, sedikit atau banyaknya penumpang kami tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat," kata Rendy

Penerapan prokes yang dimaksudkan adalah penyediaan wastafel portable, penyediaan hand sanitizer dibeberapa titik, thermal scanner untuk mengukur suhu tubuh, pemberian tanda untuk physical distancing, serta penyediaan tempat untuk test antigen dan genose dengan biaya terjangkau.

"Dan ini sudah kami mulai dari awal adanya pandemi covid-19," ucapnya. Sem