Razia Balap Liar, Polres Amankan 120 Pemuda dan 84 Motor Modifikasi

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander saat memberi keterangan pers terakait razia balap liar. SP/Dwy Agus Susanti

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Sebanyak 120 orang Anak Baru Gedhe (ABG) keciduk dalam razia balap liar skala besar di Jalan Raya Lengkong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Minggu malam (18/4/2021).

Razia dalam rangka menciptakan Harnkamtibmas di masa ibadah suci Ramadan ini juga berhasil mengamankan 84 sepeda motor modifikasi yang digunakan untuk ajang balap liar.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander dalam keterangan pers mengatakan, Polres Mojokerto tak hanya menggelar razia balap liar, namun juga menggelar razia kendaraan bermotor di tempat wisata. Ini yang khusus terhadap knalpot brong dan ban motor yang tidak sesuai dengan peruntukan kendaraan tersebut.

"Dalam razia, petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan ratusan pemuda saat melakukan pengepungan di lokasi kejadian," ujarnya dalam keterangan persnya, Senin (19/4/2021) siang.

Ratusan pemuda ini, lanjut Kapolres, beberapa diantaranya sempat nekat menerobos petugas, dan bersembunyi di gang buntu dan semak belukar untuk menghindari razia.

"Mereka kita amankan dan sepeda motor yang digunakan saat ini juga sedang di proses terkait surat-surat yang wajib dipenuhi. Tujuannya, untuk memastikan sepeda motor yang digunakan dalam balap liar bukanlah motor curian," jelasnya.

Masih kata Dony, Polres Mojokerto melakukan upaya pembinaan dengan memberikan hipnoterapi kepada para pemuda agar tidak lagi mengulangi aksinya dan khusuk beribadah di masa bulan Ramadan. Petugas juga akan memanggil orang tua mereka.

“Harapan kami semua sebagai masyarakat Kabupaten Mojokerto, kegiatan ini (balap liar) merupakan yang terakhir yang dilakukan adik-adik,” tegasnya.

Dony juga menambahkan, Polres Mojokerto selama bulan ramadan akan gencar melalukan razia sebagai pencegahan gangguan kamtibmas, seperti Curat (pencurian dengan pemberatan), Curas (pencurian dengan kekerasan, dan Curanmor (pencurian kendaraan bermotor). Dwy