Recovery Economy Harus Diimbangi Stimulus dan Pemberdayaan

Anas Karno (kiri) Mahfudz (kanan)

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sejauh ini, Dinas Koperasi dan UMKM Surabaya telah mencatat, ada penambahan pelaku usaha dari yang sebelumnya ada di angka 11ribu meningkat sampai 40ribu. Hal tersebut tentu menjadi tanda bahwa, masyarakat Surabaya sangat antusias dalam pemulihan perekonomian.

Dibarengi dengan dilantiknya Eri-Armuji sebagai leader Kota Surabaya, Politisi fraksi PDIP, Anas Karno, berharap, perekonomian di Kota Surabaya akan cepat pulih ditangan Walikota dan Wakil Walikota yang baru itu. "Harapannya, penanganan covid-19 harus berimbang dengan pemulihan perekonomian. Dengan begitu, masyarakat Surabaya akan makmur kembali," kata Anas Karno, Minggu (28/2/2021).

Sebagai Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, dirinya menghimbau Pemerintah Kota Surabaya agar selalu memberikan stimulus, pembinaan, motivasi dan meningkatkan sell out atau penjualan keluar bagi pelaku UMKM. Hal itu bisa merupakan salah satu cara pemberdayaan pelaku usaha di Surabaya.

"Pemkot Surabaya harus memberdayakan pelaku usaha sebaik mungkin. Tak hanya di motivasi, namun juga harus melakukan pembinaan sehingga bisa meningkatkan penjualan," terangnya.

Namun, yang perlu ditegaskan, pembinaan pada pelaku UMKM harus dilakukan secara konsisten. Anas Karno menghimbau, "Setelah dibina, maka harus di maintain hingga sell out. Segment pemasarannya juga harus didampingi. Sehingga hasil produksi bisa dengan mudah masuk ke outlet-outlet yang membutuhkan," paparnya.

Sebagai wakil rakyat, Anas Karno menyampaikan jika, "Meski baru saja dilantik, masyarakat Surabaya sudah menantikan langkah-langkah kongkrit yang akan direalisasikan oleh Eri-Armuji," pungkasnya.

 

Ruh Ekonomi Surabaya

Anggota Komisi B DPRD Surabaya lainnya, dari fraksi PKB, Mahfudz sangat setuju jika Mas Eri dan Cak Ji (sapaan akrab keduanya) memberdayakan sumber yang ada. Komisi B DPRD Surabaya itu mengatakan, bahwa UMKM adalah 'Ruh' perekonomian di Kota Surabaya.

Menurutnya, dengan menginventarisir (mendata ulang) serta memberikan stimulus maupun support pada pelaku UMKM, perekonomian Surabaya akan membaik sebagaimana mestinya.

"Dengan mendata ulang, maka Pemkot akan tau, mana saja usaha yang sudah besar dan yang belum. Nantinya, akan dapat ditemui usaha yang perlu didukung. Dukungan bisa berupa fasilitas maupun suntikan dana dari Pemkot," ujar Mahfudz, kepada Surabaya Pagi, Minggu (28/2/2021).

Tak bisa dipungkiri, bahwa keterlibatan anak muda untuk andil dalam pembangunan ekonomi di Surabaya sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Dirinya menilai, Surabaya dibawah kendali Eri Cahyadi akan jauh lebih mudah untuk mengajak anak muda dalam terjun di bidang UMKM.

"Saya rasa, karena Mas Eri sangat dekat dengan anak muda, beliau dapat lebih mudah untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh anak muda saat ini. Disisi lain, beliau juga bisa mengajak anak muda untuk mendirikan usaha," terangnya.

Sebagai anak muda yang progresif, Eri dapat mendorong anak muda dan membuka peluang untuk anak muda untuk merealisasikan recovery economy. Mahfudz mengatakan, membangun motivasi anak muda Surabaya tentu tidak mudah, dibutuhkan sinergitas antara beberapa pihak.

"Pemkot bisa bekerjasama dengan pihak desa atau kelurahan. Atu jika perlu, bisa bekerjasama dengan Perguruan Tinggi untuk membangkitkan semangat anak muda guna membuka usaha," terangnya. mbi/cr2/rmc