Reses di Madura, Ashari Dukung Percepatan Pembangunan Jalan Srepang

Anggota DPRD Jatim Mohammad Ashari saat reses II di Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Jumat (7/5/2021).

 

SAMPANG - Peningkatan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat di Pulau Madura menjadi perhatian penting Mohammad Ashari Spd anggota DPRD Jawa Timur Daerah Pemilihan Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Sejumlah aspirasi dari masyarakat saat pelaksanaan Reses II tahun 2021 akan diperjuangkan dalam sejumlah kebijakan. 

 

Sedikitnya ada empat hal yang menjadi usulan masyarakat yang disampaikan saat reses II pada 4-11 Mei 2021 ini. Diantaranya adalah terkait masalah stabilisasi harga Garam, pembangunan Infrastruktur Jalan Sreseh-Pangarengan (Srepang), pembangunan Pasar Desa dan masalah pendidikan. 

 

 

Mohammad Ashari dalam pelaksanaan Reses yang digelar di Desa Apa’an Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang menjelaskan ada beberapa usulan dari masyarakat yang pertama adalah terkait garam. Masyarakat meminta kepada pemerintah bagimana agar garam itu kembalikan sebagai kebutuhan pokok. Seperti beras, gula telur dan sebagainya. Kemudian menstabilkan atau menstandarkan harga garam seperti tahun-tahun sebelumnya. “Karena apapun jika harga garam anjlok maka itu merugikan petani. dan kami sudah memberikan program untuk kelompok tani garam supaya petani tidak terlalu rugi besar,” papar Ashari, Jumat (8/5/2021).

 

 

Aspirasi yang tak kalah penting adalah tentang infrastruktur di Pulau Madura. Yaitu pembangunan akses jalan yang selama ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat di kabupaten Sampang . Yaitu akses jalan Srepang (Sreseh-Pengarengan) atau Jalur Pantai Selatan Madura. Jalak akses ini melintas mulai dari Suramadu, Kwanyar Bangkalan, Sresesh dan Pangarengan Kab Sampang.

Dimana untuk pembebasan lahan di Kabupaten Sampang sudah terselesaikan 100%. tapi ada hal di kabupaten Bangkalan yang belum terselesaikan. “Saya sudah komunikasi dengan Bapak Bupati Sampang bahwa tahun 2021 anggaran dengan metode lumpsum siap digunakan. Ketika anggaran sudah siap 70% maka pembangunan bisa dilaksanakan tahun 2021 ini,” jelas Ashari yang juga Wakil Ketua Komisi D (Bidang Pembangunan) DPRD Jatim ini.

 

Ia bersama perwakilan anggota DPRD dari Dapil XIV sepakat dengan bupati Sampang bahwa pembangunan jalur Srepang masuk skala prioritas. “Kalau Jalan Srepang ini jadi, maka akses dari Suramadu ke Sampang bisa lebih cepat serta mengurangi kemacetan di jalur tengah, ekonomi juga berjalan cepat karena jalur ini bisa dilalui truk besar,” jelas politisi Partai Nasdem ini.

 

Selain dua itu, Ashari juga akan membuat program untuk penyerapan tenaga kerja serta peningkatan kualitas pendidikan warga Madura. Salah satunya dengan menggagas pengembangkan ternak domba bersama masyarakat. Ternak Domba ini untuk memenuhi kebutuhan ekspor luar negeri kerjsama dengan Koperasi PEternak Cita Berdikari Indonesia secara mandiri. “Kenapa saya program mandiri agar dapat  memperkerjakan masyarakat di sekitar Desa Apa’an. Skemannya Koperasi memberikan bibit kambing dan dikelola di lahan yang sudah disiapkan,” terang Ashari di depan Warga Desa Apa’an.

 

Hal lain yang bakal dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat setempat adalh Pembangunan Pasar Desa. Selama ini Desa Apa’an belum memiliki Pasar Desa karena terkendalalahan tanah. dengan lugas Ashari bersedia menyediakan lahan milik pribadinya yang berada tak jauh dari kantor desa untuk dijadikan lahan Pasar Desa. “Silakan Desa bisa menggunakan lahan milik saya. Kami tidak keberatan lahan saya digunakan untuk pasar desa yang selama ini selalu meluber di pinggir jalan raya,” pungkasnya. rko