Ribuan Santri Ponpes Lirboyo Divaksin

Salah seorang santri Pondok Pesantren Lirboyo saat ditensi sebelum divaksin dosis ke-2 Sinovac. 

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - 5.275 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kediri mengikuti vaksinasi dosis kedua Sinovac, Minggu (26/9). Vaksinasi digelar untuk meningkatkan kekebalan para santri terhadap Covid-19.

"Iya, jadi kita berkolaborasi dengan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur untuk melakukan pemberian vaksinasi dosis kedua untuk santri di Ponpes Lirboyo ini. Kita di sini memfasilitasi nakes atau petugas yang melakukan penyuntikan vaksinasi (vaksinator). Sedangkan ISNU sebagai penyedia vaksinasi," ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, Fauzan Adima, Minggu (26/9).

Fauzan menuturkan, pihaknya melibatkan tenaga medis dan kesehatan dari 9 puskesmas dan 6 rumah sakit yang ada di Kota Kediri sebagai vaksinator. Ia menambahkan, mayoritas santri di Ponpes Lirboyo sudah divaksin Covid-19.

"Ketika saya tanya kepada pengurus Ponpes Lirboyo, santri yang sudah menerima vaksinasi di Ponpes Lirboyo sudah mencapai 95%. Saya sangat senang dengan pencapaian tersebut, ini supaya herd immunity di Jawa Timur cepat tercapai khususnya di Kota Kediri," tuturnya.

Nantinya, kata Fauzan, Dinkes Kota Kediri bakal memfasilitasi para santri yang belum menerima vaksin. Sebab, ada santri yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta, dan santri yang belum mencapai usia 12 tahun ke atas.

"Nanti bagi santri yang belum vaksin, kita fasilitasi vaksinasinya. Dan rencananya akan kita sediakan di Rumah Sakit Lirboyo. Karena ada beberapa santri yang memiliki komorbid atau belum genap 12 tahun ke atas," paparnya.

Sementara itu, para santri terlihat sangat antusias dan senang saat diberikan vaksinasi dosis kedua, seperti Muhammad Rifki Aminudin (17) asal Lamongan, Jawa Timur. Ia dan teman-teman sesama santri lainnya merasa lega sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua ini.

"Alhamdulillah saya sudah diberi vaksin yang kedua. Saya bisa lebih tenang dan nyaman dalam belajar disini. Walaupun saya juga harus tetap melakukan protokol kesehatan dan menjaga imun tubuh saya," kata Rifki.