RS Darurat di Kalibokor Siap Tampung 50 Pasien COVID-19

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau lokasi yang akan digunakan rumah sakit darurat di Kalibokor, Kota Surabaya, Selasa (13/7/2021). (SP/ANT/Humas Pemkot Surabaya)

SURABAYAPAGI, Surabaya –  Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 di setiap kelurahan saat ini sudah mulai disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. RS darurat ini disiapkan sebagai ruang isolasi dan perawatan khusus bagi warga yang tinggal di wilayah kelurahan tersebut.

Salah satunya ialah RS Darurat di Lapangan Kalibokor, Gubeng, rencananya RS Darurat ini siap menampung 50 pasien COVID-19. "RS Darurat di Kalibokor itu menggunakan tenda dan saat ini diukur dan dipersiapkan, termasuk menyiapkan toilet portablenya di tempat tersebut," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Kamis (15/7).

Menurut dia, RS Darurat Kalibokor diisi oleh pasien yang kondisinya ringan hingga sedang, termasuk juga pasien yang sesak nafas. "Karena kami sudah persiapkan oksigennya, jadi pasien yang sesak nafas bisa dirawat di RS Darurat Kalibokor," katanya.

Eri menyampaikan bahwa operasional RS Darurat Kalibokor sama halnya yang sudah dioperasikan di Rumah Sakit Lapangan Tembak. Berarti secara otomatis isinya hanya ada bed atau tempat tidur, oksigen beserta pengobatan yang telah disiapkan.

"Bukan malah ada yang minta perkamar, atau kok rumah sakitnya tidak melayani ini, tidak ada ruangan khusus dan permintaan lainnya. Karena memang ini namanya rumah sakit darurat dan lapangan, ya berarti kondisi darurat," ujarnya.

Oleh karena itu, ia pun meminta tolong kepada warga Surabaya untuk memahami persoalan itu, sehingga kalau ada warga yang sakit jantung dan punya komorbid lainnya tidak dibawa ke rumah sakit lapangan itu, tapi langsung dibawa dan dirawat di rumah sakit seperti di RSUD dr. Sowandhie.

Hingga saat ini Pemkot Surabaya sudah menyiapkan sejumlah rumah sakit darurat di antaranya RS Lapangan Tembak di Kedung Cowek yang menampung ratusan pasien, kemudian RS Lapangan di GOR Indoor Gelora Bung Tomo (GBT) yang juga menampung ratusan pasien dan Rumah Sakit Lapangan Kalibokor yang menampung 50 pasien.

Tidak hanya itu, Wali Kota Surbaya Eri Cahyadi sebelumnya juga telah meminta lurah se-Surabaya mencarikan tempat di kawasannya untuk dijadikan tempat isolasi bagi warga yang menjalani isolasi mandiri.sb3/na