RSUD dr Soetomo Siap Antispasi Lonjakan Pasien Pasca Lebaran

RSUD dr Soetomo Surabaya melakukan antisipasi adanya lonjakan pasien pascalebaran. SP/RSUD dr Soetomo

SURABAYAPAGI, Surabaya – Sejumlah antisipasi terburuk adanya lonjakan pasien pasca lebaran telah disiapkan oleh RSUD dr Soetomo Surabaya. Sejumlah ruangan isolasi, UGD khusus untuk penyakit menular hingga tenaga kesehatan telah siap.

"Kalau RSUD dr Soetomo selalu siap, di sini kan ada UGD khusus penyakit menular, khusus COVID-19. Kalau di RS lain kan UGD sifatnya sementara ya. Kalau di Soetomo sudah kita bangunkan UGD khusus menular," kata Direktur RSUD dr Soetomo dr Joni Wahyuhadi, kemarin.

"Kalau dari sisi ruangan siap, dari sisi tenaga kesehatan siap. Tinggal nanti obat dan alat saja yang kita harus dibantu. Kita sudah hitung seandainya ada lonjakan seperti kemarin," imbuhnya.

Dikatakan Joni rumah sakit milik Pemprov Jatim ini menyediakan 232 bed untuk pasien COVID-19. Sementara saat ini, dari ratusan bed tersebut hanya terisi 22 bed. "Ada 232 bed, yang terisi kemarin ada 22 pasien. Surabaya, Jawa Timur bagus penurunan kasusnya," ungkap Joni.

Meski telah melakukan antisipasi, Joni berharap tidak ada lonjakan kasus COVID-19 di Jatim. Dia berpesan pada masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penularan COVID-19.

"Kami siap menghadapi lonjakan kasus. Tapi kami berdoa semoga tidak mengulang bulan November, Desember 2020 lalu. Untuk itu, protokol kesehatan terus diterapkan, itu saja. Makanya nggak boleh mudik ya karena itu. Patuhi protokol kesehatan, walaupun lebaran tetap patuhi prokes supaya tidak melonjak setelah lebaran," pesan Joni. dk/na