Sabtu Malam Kapolres Blitar Kota Gelontorkan Bansos untuk Pedagang

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setyawan bagikan bansos berupa beras pada salah satu ibu pedagang. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kepedulian Kapolres Blitar Kota AKBP Dr.Yudhi Hery Setiawan S.IK M.SI sangat serius terhadap warga masyarakat yang terdampak covid-19 serta diberlakukan PPKM Darurat, hal itu dibuktikan dengan bagi bagikan beras bansos dari pemerintah kepada para pedagang pedagang di sepanjang makam Bung Karno dan jalan Ir Sukarno pada Sabtu (17/7) pukul 19.30.

Pembagian bansos berupa beras itu juga diikuti Walikota Blitar Santoso dan Komandan Kodim 0808 Blitar Letkol Inf Didin Nasrudin Darsono. Sebelum pembagian bansos beras dilakukan upacara di halaman parkiran makam Bung Karno PIPP.

Dalam kesempatan itu Kapolres Blitar Kota AKBP Dr Yudhi Hery Setyawan menerangkan pembagian beras yang bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kota dan TNI ini bertujuan  guna mengurangi beban saudara saudara kita  yang terdampak covid-19 juga atas diberlakukan PPKM Darurat..

"Memang kami malam ini melaksanakan kegiatan bakti sosial yakni menyalurkan bantuan sosial PPKM darurat bersama Pak Walikota, Bapak Komandan Kodim sasarannya para pedagang dan PKL yang berada di seputaran makam dan sepanjang jalan Ir Sukarno. Dan perlu ketahui rekan rekan kita dapat bantuan sosial berupa beras dari Pemerintah sebanyak 5 ton, pembagian ini terus berlanjut kepada masyarakat akibat Covid-19. Malam ini kita awali sebanyak 1 ton beras yang dibagi dua wilayah, selain di area makam Bung Karno juga di beberapa di sisi si jalan dalam kota, hal itu tujuan dari pemerintah guna sedikit mengurangi beban saudara kita," kata AKBP Yudhi usainya gelar pasukan di pelataran parkir PPIP Kota Blitar pada wartawan.

Masih menurut AKBP Yudhi panggilan akrabnya, bahwa bantuan yang diberikan masyarakat ini diluar daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Pemerintah Kota Blitar. Sehingga, dengan adanya kegiatan seperti ini bisa lebih merata ke seluruh penerima bantuan di tengah tengah pandemi covid-19 yang belum berakhir ini.

"Selain pembagian Bansos berupa beras dan nantinya  juga rencana kita segera akan salurkan obat-obatan, yang akan  didistribusikan ke setiap wilayah Kecamatan di teruskan ke kelurahan kelurahan selanjutnya  untuk dibagikan ke masyarakat,” kata AKBP Yudhi saat didampingi Kasubag Humas Iptu Ahmad Rochan SH.

 

Semalam (Sabtu 17/7) pembagian beras dibagi dua wilayah, selain di seputaran Makam Bung Karno dan sepanjang jalan Ir Sukarno, juga ada pembagian serupa di jalan Mastrip, seputaran Alun alun Kota Blitar juga menyasar puluhan pedagang di sepanjang Jalan Mawar, dipimpin Waka Polres Blitar Kota Kompol Pratolo SH dan Kabag Ren Kompol Eny Mayasari dan beberapa anggota, pembagian di dua wilayah itu mendapatkan pengawalan dari Brimob dan Yonzipur.

Disinggung untuk kegiatan operasi Yustisi menurut AKBP Yudhi mengatakan, untuk operasi penertiban protokol kesehatan dan operasi Yustisi terus di lakukan, bahkan Pamen Polri dengan dua melati emas dipundaknya ini menegaskan untuk operasi Yustisi terus dilakukan bahkan dengan skala besar, hal itu dilakukan sebanyak 3 kali setiap harinya, yakni pada pagi, siang dan malam hari, termasuk pada malam hari pihaknya melakukan penyekatan di beberapa ruas jalan termasuk pemadaman lampu.

"Terkait penyekatan jalan dalam kota ada 9 titik yang diberlakukan termasuk pemadaman lampu sejak pukul 20.00 sampai 00.00 WIB guna mengurangi aktivitas masyarakat, karena penyebaran virus covid -19 masih tinggi," tegasnya.

Masih menurut Kapolres Blitar Kota, untuk hari Selasa (20/7) saat Idul Adha, penyekatan akan di mulai pada pukul 05.00 sampai 09.00 WIB. Hal tersebut  dilakukan karena saat perayaan hari Raya Idul Adha pasti terjadi peningkatan mobilitas warga masyarakat yang tinggi sehingga perlu diantisipasi.

"Nanti saat hari H nya Idul Adha (20/7) mulai pukul 05.00 kita lakukan penyekatan sampai pukul 09.00," papar pamen polisi yang ramah ini.

Mengakhiri keteranganya Kapolres Blitar Kota  meminta kepada masyarakat supaya ikut berpartisipasi dalam penerapan aturan PPKM Darurat, juga dihimbau terus untuk berdisiplin taati protokol kesehatan yaitu 5 M  sekaligus untuk mengurangi mobilitas, semua itu demi keselamatan bersama dalam menghindari penyebaran Covid-19. Les