Saham-saham Milik Kaesang Turun!

Kaesang dan Gibran Rakabuming.

Pakar IT Soroti Kejanggalan Suntikan Modal Bisnis Es Doger Gibran, Sebesar Rp 71 M

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Praktisi information technology (IT), Sammy Notaslimboy menyoroti bisnis es doger milik Gibran Rakabuming.

Sejauh ini, bisnis startup Goola yang didirikan oleh Gibran mendapat suntikan modal senilai 5 juta dolar AS atau setara Rp71 miliar.

Suntikan dana senilai Rp71 miliar untuk perusahaan Gibran, Goola yang juga menjual produk es doger itu diketahui berasal dari firma modal ventura Alpha JWC Ventures.

Dengan suntikan modal dari Alpha JWC Ventures, Gibran akan merealisasikan target menjadi market leader di Indonesia dengan gerai di kota-kota besar dan kecil.

“Bisnis ginian yang terhitung baru, dapat suntikan dana 71M,” katanya dikutip dari Twitter @NOTASLIMBOY.

 

Suntikan Janggal

Masih dalam cuitan yang sama, Sammy mengaku suntikan dana dengan nominal yang fantastis tersebut terlihat janggal.

“Jadi kalau ada yg gerak laporin KPK, yg gak ujug-ujug juga. Kebanyakan orang, ya males repot,” pungkasnya.

Bersamaan dengan proses pelaporan tersebut, ternyata ada sesuatu yang menarik untuk diamati di pasar saham. Yaitu pergerakan saham-saham yang kerap diendorse oleh Kaesang, atau pun saham yang diborongnya.

Saham-saham tersebut adalah saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT Antam Tbk (ANTM), PT PGN Tbk (PGAS), dan PT Panca Mitra Multi Perdana Tbk (PMMP).

Kaesang sudah beberapa kali berbicara mengenai saham. pada 16 Desember 2020 lalu tepatnya pukul 11.44 WIB, Kaesang menuliskan cuitan '$KAEF?'.

Cuitan tersebut tentu merujuk pada kode saham perusahaan PT Kimia Farma Tbk.

Lalu pada pukul 13.19 WIB, Kaesang kembali menulis cuitan 'Ada yang terbang tapi bukan pesawat'. Cuitan itu kembali dilanjutkan dengan menulis 'Tuh kan ada yang terbang' pada pukul 13.31 WIB.

Kemudian pada 4 Januari 2021, Kaesang melalui akun Twitter menyampaikan dirinya menambah saham Antam dalam portofolionya. "Pagi tadi nambah muatan saya di ANTM,"

Kemudian pada 5 Januari 2021, melalui akun Twitter pribadinya, Kaesang mengunggah harga saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Hanya satu kata yang menjadi cuitan Kaesang. "Akankah?", demikian kata yang tertulis dalam cuitan Twitter Kaeasang.

Terakhir, untuk saham berkode PMMP Kaesang memborong saham di perusahaan frozen food itu senilai Rp 92 miliar pada 9 November 2021.

Tapi selama 5 hari terakhir ke semua saham milik Kaesang tersebut mengalami penurunan yang signifikan. KAEF turun 4,8%. ANTM turun 16,2%, PGAS turun 2,6%, dan PMMP turun 4,7%.

Ada apakah gerangan? Kenapa mendadak dalam beberapa hari ini banyak dana berkaburan dari kepemilikan saham-saham milik Kaesang tersebut? Seperti ada yang ingin membersihkan jejak di portofolionya.

Apakah ini indikasi bahwa yang diduga oleh pelapor Kaesang ke KPK itu benar adanya? Bahwa ada dana "money laundering" yang terlibat dalam bisnis anak Presiden? Wait and see. n jk,er